• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Jelang Lebaran, Masyarakat Bengkulu Diminta Waspada Investasi Bodong

25 May
20:28 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bengkulu : Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Komisi XI DPR RI terus mengingatkan masyarakat Provinsi Bengkulu, agar mewaspadai investasi bodong dengan menyikapi uang dengan bijak, selama bulan puasa Ramadhan dan jelang datangnya Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

Dimana biasanya menjelang datangnya Lebaran Idul Fitri nanti, semakin banyak tawaran kepada masyarakat, khususnya bagi kaum ibu-ibu dalam mendapatkan keuntungan yang besar, tanpa kerja keras.

“Seiring kebutuhan keluarga akan bertambah di saat bulan puasa dan jelang lebaran ini, diingatkan kaum ibu-ibu jangan asal mempergunakan uangnya, jangan sampai nekat meminjamkan atau berinvestasi pada usaha-usaha berbasis keuangan yang belum diketahui legal atau ilegal-nya, seperti, pinjaman online. Pasalnya jika industri keuangan tersebut ilegal, dipastikan akan terjadi penipuan nantinya,” ungkap Anggota Komisi XI DPR RI Anarulita Muchtar, disela-sela sosialisasi dan edukasi c, sekaligus buka puasa bersama yang dilaksanakan OJK Provinsi Bengkulu, di salah satu hotel di kawasan objek wisata Pantai Panjang Bengkulu, Sabtu (25/5/1019).

Anarulita meminta, setiap masyarakat yang ingin berinvestasi pada suatu industri keuangan, agar selalu berhati-hati dan jangan mudah percaya, serta tidak ada salahnya bertanya terlebih dahulu kepada pihak OJK, sehingga bisa terhindar dari penipuan.

Apalagi gejolak ekonomi Indonesia termasuk di Bengkulu sekarang ini sedang tidak stabil, pasca Pemilu serentak 17 April 2019 lalu.

“Kita apresiasi langkah pihak OJK yang hingga kini tidak henti-hentinya mensosialisasikan kepada masyarakat terkait investasi bodong. Untuk itu masyarakat jangan sampai ragi-ragu untuk bertanya, karena di OJK semua data tentang usaha keuangan yang bermasalah ataupun ilegal, ada semuanya. Jangan sampai ada dari kita semua yang dimanfaatkan dan tertipu oleh oknum-oknum yang diduga sengaja memanfaatkan situasi sekarang ini,” kata Anggota Fraksi Nasdem ini.

Sementara itu, A Yamin dari OJK Provinsi Bengkulu selaku pemateri dalam sosialisasi dan edukasi yang dilaksanakan OJK Provinsi Bengkulu juga mengharapkan, seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu untuk selalu berhati-hati dan jangan mudah percaya terhadap usaha jasa keuangan yang belum diketahui legal atau tidaknya. 

“Meski saat ini kami baru menerima pengaduan masyarakat soal polemik pinjaman dari lembaga keuangan daerah, namun untuk menghindari terjadinya penipuan, tidak ada salahnya terus selalu bijak dalam berinvestasi jika tidak ingin ditipu,” imbuhnya.

Lebih jauh ditambahkannya, sesuai dengan fungsi pihaknya akan terus mengawasi, mengatur dan melindungi hal yang berkaitan dengan industri keuangan.

Oleh karena itu dihimbau, apabila ada masyarakat di Bengkulu yang merasa ditipu atau dirugikan oleh lembaga keuangan manapun, dipersilahkan melaporkan ke OJK dan pihaknya memastikan setiap laporan akan ditindak lanjuti.

“Biasanya yang bermasalah dalam industri keuangan itu pada polis asuransi dan perbankan. Silakan lapor saja, karena bagi setiap lembaga yang diakui akan semakin memudahkan kita dalam menindak lanjuti dari laporan yang disampaikan nantinya,” tukasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00