• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lebaran Bersama RRI

Hingga Hari ke 3 Pemeriksaan, Baru 33 Bis AKAP yang Lulus Uji Kelayakan

25 May
16:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banjarmasin : Ramp Chek atau pemeriksaan kelayakan kendaraan sampai dengan hari ketiga, jumlah Angkutan Kendaraan Antar Provinsi (AKAP) yang diperiksa Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XV Kalimantan Selatan terus menurun dari hari ke hari.

Hasil data rampcheck di 3 lokasi yaitu Terminal Km 6, Pool Banjarmasin dan Pool Kabupaten Banjar, terdapat sebanyak 76 bus yang sudah dilakukan ramp check dari total target 90 bus, 33 bus sudah memenuhi persyaratan dan 43 bus belum memenuhi.

Data tersebut diambil dari hasil ramp check dari hari pertama 22 Mei, sebanyak 40 bus yang dilakukan rampcheck, dan 22 bus memenuhi syarat, sedangkan 19 bus lainnya masih belum memenuhi syarat, kemudian ramp check hari ked ua pada tanggal 23 mei, masih di 3 lokasi tersebut, ada sebanyak 21 bus yang dilakukan ramp check, 10 memenuhi syarat dan 11 belum memenuhi syarat.

Hasil rampcheck sampai dengan hari ketiga, 24 Mei pada 3 lokasi ada sebanyak 15 bus yang dilakukan ramp check, 2 memenuhi syarat dan 13 belum memenuhi syarat.

Kepala BPTD XV Kalsel Ardono menjelaskan, pemeriksaan pada hari kedua dan ketiga terdapat penurunan jumlah kendaraan yang di ramp check dari hari pertama.

“Beberapa bus sudah diperiksa di hari sebelumnya dan juga terdapat bus AKAP yang sudah diperiksa oleh BPTD wilayah Kalteng serta Kaltim,” ungkapnya, Sabtu (25/5/2019).

Dia juga mengatakan untuk bus sudah diramp check dan ditempelkan stiker lulus seperti Bus AKAP jurusan Banjarmasin ke wilayah Kalimantan Timur dan Bus AKAP jurusan Banjarmasin ke wilayah Kalimantan Tengah, sehingga tidak masuk dalam perhitungan Bus yang di ramp check oleh tim ramcheck BPTD XV Provinsi Kalsel.

Terkait bus-bus yang tidak memenuhi persyaratan, BPTD bersama pihak pemangku kepentingan lainnya, dikatakannya akan memberikan sanksi terhadap kendaraaan tersebut apabila para pemilik ataupun sopir tidak segera melengkapi kekurangannya.

“Kita akan berlakukan tilang atau pelarangan izin operasional,” ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada para pemilik perusahan bus serta para sopirnya untuk memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan agar tetap bisa beroperasi pada saat mudik lebaran. 

“Kita harap para pemilik dan sopir bisa memenuhi syarat yang sudah ditetapkan agar tidak dikenakan sanksi tadi,” pungkasnya. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00