• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Suasana Gedung MK Pasca Kedatangan BPN, Aparat Istirahat di Jalan

25 May
02:40 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Badan Pemenangan Nasional (BPN) Capres-Cawapres 02, Prabowo-Sandi datang membawa berkas gugatan Pilpres 2019, bersama puluhan massa pendukungnya yang menggelar aksi solidaritas di pintu belakang Gedung MK, tepatnya di Jalan Abdul Muis, Jumat (24/5/2019).

Pantauan RRI, suasana Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), pasca kedatangan rombongan BPN nampak lengang, Sabtu (25/5/2019).

Menjelang sahur, 2-3 kumpulan pasukan anti huru-hara Brimob Polri beristirahat di tengah jalan, masih mengenakan perlengkapan mereka masing-masing. 

Sempat pula terlihat 10-15 orang personel lengkap dengan launcher gas air mata berkumpul kemudian menuju ke arah pintu belakang MK.

Sebelumnya diberitakan bahwa, menjelang tengah malam, Jum'at (24/5/2019), batas waktu pengajuan sengketa, Ketua Tim Hukum BPN Bambang Widjojanto bersama penanggung jawab tim hukum Hashim Djojohadikusumo dan anggota tim hukum Denny Indrayana melakukan pendaftaran gugatan perselisihan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Ada 51 alat bukti yang diserahkan ke Mahkamah Konstitusi dan diterima oleh Muhidin, Panitera Mahkamah Konstitusi.

"Sejak 11 Juni, dihitung 14 hari kerja, MK mengadili perkara perselihan hasil pemilihan umum yang bapak ajukan di Mahkamah Konstitusi," kata Muhidin yang juga menjelaskan putusannya akan dilakukan pada  28 Juni 2019 mendatang.

Pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno menolak hasil rekapitulasi KPU dan memutuskan untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK)

Setelah menyerahkan alat bukti, dalam penjelasannya kepada awak media  Bambang menyebut alat bukti itu untuk mendukung kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif.

Prabowo dan Sandiaga tidak hadir dalam proses pendaftaran dan penyerahan alat bukti pada malam itu.

"Prabowo minta maaf tidak bisa hadir malam ini, namun dijanjikan akan hadir dalam sidang pertama gugatan yakni pada Jum'at, 14 Juni 2019,"pungkas Bambang Widjojanto.

Gugatan capres nomor urut 02 Prabowo - Sandiaga ini diajukan usai KPU mengumumkan pasangan capres nomor urut 01, Joko Widodo - Ma'ruf Amin, sebagai pemenang pilpres dengan persentase perolehan suara 55,50% pada Selasa (21/05/2019) dini hari.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00