• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kilas Bola

Lelucon Konyol Pochettino Bikin Manajemen Real Madrid Gusar

24 May
23:52 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Semasa menjadi pemain, Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino ternyata memimpikan untuk bisa bermain sebagai pemain Real Madrid dan tak pernah menjadi kenyataan. 

Kini, setelah dirinya sukses menangani The Spurs menjadi kuda hitam di Liga Champions dan lolos ke Final menantang sesama anggota Liga Primer, Liverpool, rupanya Pochettino masih menyimpan harapan untuk menjadi bagian besar di Santiago Bernabeu, markas El Real.

Tak tahu ada angin apa menerjang, Pochettino mengeluarkan lelucon yang ternyata dibalas manajemen Real Madrid hingga membuat suasana menjadi sangat tidak mengenakkan.

Jelang pertandingan Final Liga Champions Eropa di Stadion Wanda Metropolitano, Atletico Madrid, pada 1 Juni, Pochettino melontarkan lelucon dengan menanyakan di mana timnya akan tinggal selama berada di Madrid, sambil menyebut nama Presiden Real Madrid Florentino Perez.

Kepada El Partidazo de Cope, Pochettino mengatakan, menjelang final, ia dan tim akan berlatih di Valdebebas [kompleks pelatihan Real] dan tidur di hotel terdekat.

"Saya meminta Florentino [Perez, Presiden Real] untuk mengizinkan kami tidur di pusat olahraga, tetapi dia mengatakan kepada saya bahwa saya hanya bisa tidur di sana ketika saya menjadi pelatih Real Madrid," ucap Pochettino dalam gurauan konyolnya, seperti dilansir BBC, Jumat (24/5/2019). 

Padahal, Perez tidak pernah mengatakan hal itu kepada Pochettino. Apalagi klub dengan prestasi 13 kali juara Liga Champions Eropa tersebut sudah menunjuk kembali Zinedine Zidane sejak Maret 2019 yang lalu.

Menanggapi pernyataan konyol dan menyesatkan Pochettino, manajemen Real Madrid langsung merilis konferensi pers resmi, dan mengatakan mereka sangat terkejut dengan aksi Pochettino tersebut. Bagi Real, apa yang dikatakan atau diminta Pochettino adalah keliru, karena mereka tidak akan menampung klub manapun di fasilitas Ciudad Real Madrid.

Real menegaskan, sesuai permintaan UEFA, baik Spurs maupun Liverpool hanya akan menggunakan kamp pelatihan di Ciudad Real Madrid dan ruang ganti. Tottenham akan berlatih di Real pada 30 dan 31 Mei dan Liverpool akan menggunakan fasilitas yang sama pada pagi hari, 1 Juni 2019.

Tak mau kehilangan muka dengan jawaban El Real, Pochettino, yang memiliki sisa empat tahun di kontraknya bersama Spurs, lantas mengisyaratkan dia bisa meninggalkan klub jika mereka memenangkan Piala Eropa. Mengapa demikian? Karena ia merasa menjadi hal 'bodoh' untuk bertahan di klub yang tak pernah mendatangkan pemain baru sejak 31 Januari 2018 lalu.

"Saya tidak akan membuat keputusan tentang masa depan saya [sampai] setelah final, penting untuk mengetahui apa rencana masa depan klub. Real Madrid? Saya tidak punya tujuan lain jika saya tidak melatih Tottenham, karena sepakbola membawa Anda ke tempat yang pantas Anda dapatkan," ujar Pochettino dalam sebuah acara radio Spanyol.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00