• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Mantan Ketua MK : Jika Ada Bukti Curang, Bisa Diputuskan Pemilu Ulang

24 May
19:43 2019
1 Votes (4)

KBRN, Jakarta : Guru Besar FH-UII Yogyakarta, sekaligus mantan Ketua Mahkamah (MK) Konstitusi Mahfud MD mengatakan, 
dalam menangani sengketa politik, MK bisa memutuskan pemungutan suara ulang, penghitungan ulang, sampai pengalihan suara di suatu daerah atau TPS.

Akan tetapi, dirinya mengingatkan, keputusan MK tersebut memiliki syarat mutlak, apa itu? Kecurangan harus terbukti memang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif.

"Semua kemungkinan terbuka. Mari diawasi," kata Mahfud lewat akun Twitter resminya, @mohmahfudmd, sekitar satu jam yang lalu, seperti dilihat RRI, Jumat (24/5/2019). 

Berikut cuitan Mahfud MD di akun Twitter-nya :

"Untuk kecurangan pelaksanaan pemilu MK bisa memutus untuk pemungutan suara ulang, penghitungan ulang, bahkan pengalihan suara di suatu Daerah atau di TPS-TPS. Syaratnya, kecurangan itu harus terbukti dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Semua kemungkinan terbuka. Kita awasi".

Sebelumnya, Mahfud juga mencuitkan bahwa dengan membawa sengketa politik ke MK, nantinya bisa menjernihkan dua masalah besar, pertama adalah soal kesalahan penetapan jumlah perolehan suara. Kedua, soal kecurangan dalam pelaksanaan.

Untuk kesalahan jumlah suara bisa dibuktikan melalui adu dokumen seperti form C1, Plano, dan lainnya. Dalam hal ini, MK bisa mengubah perolehan suara masing-masing Paslon, atau malah menguatkan keputusan KPU.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00