• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Kebakaran Pabrik Benang Daan Mogot Berhasil Dipadamkan

24 May
04:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kebakaran pabrik benang di belakang Kantor Satwil Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, hingga saat ini sudah dalam proses pendinginan.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Pengendalian Kebakaran dan Penyelamatan atau Kasiops Damkar Jakarta Barat, Rompis Romlih kepada RRI, Jumat (24/5/2019) dini hari.

Rompis mengungkapkan, Pabrik Benang, PT Surya Baru Tama Mandiri milik Mr. Sung (45) tersebut terbakar sejak Kamis malam (23/5/2019), dan baru padam sekitar pukul 00.00 WIB.

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Jakarta Barat mengerahkan 21 unit mobil pemadam, dengan total 105 personel lapangan.

"Proses pendinginan dimulai sejak empat jam yang lalu yah, dan kemungkinan bisa sampai pagi nanti. Soalnya area terbakarnya besar, sekitar 7.000 meter persegi," terang Rompis melengkapi.

Untuk penyebab kebakaran, sementara ini diduga kuat akibat korsleting listrik.

"Mengenai korban dan kerugian yang dialami masih dalam pendataan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa kebakaran pabrik handuk di belakang Kantor Satwil Jalan Daan Mogot Jakarta Barat masih dalam penanganan serius petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) sejak Kamis, 23 Mei 2019, pukul 19.30 WIB.

Seperti dilihat RRI, informasi diunggah akun Twitter resmi TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro, Kamis (23/5/2019) sekitar pukul 10.45 WIB, atau lebih kurang 4 jam yang lalu.

Hingga pukul 23.31 WIB tadi malam, kebakaran belum juga padam. Petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) mengerahkan 21 unit mobil pemadam untuk memadamkan api yang melahap pabrik handuk tersebut.

"Belum padam, masih pemadaman," kata petugas piket DPKP Jakarta Barat, Nurul Jaka, seperti dilansir detikcom.

Mengenai penyebab kebakaran, petugas masih belum bisa menuturkan, karena konsentrasi masih pada pemadaman.

Update terkini mengenai keadaan di lokasi masih terus dipantau.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00