• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Usai Diperiksa, Menag Buka Suara terkait Uang yang Disita KPK di Ruangannya

23 May
18:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin kembali angkat bicara tentang uang yang disita KPK di dalam ruang kerjanya.

Sebelumnya hari ini dirinya diperiksa kurang lebih 6 jam sebagai saksi untuk tersangka Romahurmuziy dalam kasus suap seleksi jabatan dilingkungan Kementerian Agama.

"Termasuk itu saya jelaskan bahwa semua itu adalah akumulasi dari pertama dana operasional menteri yang saya simpan dalam laci meja kerja saya," kata Menag usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis (23/5/2019).

Lukman juga menyatakan jika uang yang disimpan di ruang kerjanya itu merupakan sebagian dari honorarium yang diterimanya saat memberikan kegiatan-kegiatan pembinaan maupun ceramah-ceramah.

Selain itu uang yang disimpan juga sebagian dari sisa dana perjalanan dinasnya baik dalam negeri maupun luar negeri.

"Sebagian dari honorarium yang saya terima dalam saya memberikan kegiatan-kegiatan pembinaan, ceramah-ceramah baik di internal Kementerian Agama maupun di luar Kementerian Agama," katanya.

"Juga sebagian merupakan sisa dana perjalanan saya baik perjalanan dinas dalam negeri maupun perjalanan dinas ke luar negeri. Semua itu adalah akumulasi dari ketiga sumber tadi yang lalu kemudian biasa saya simpan di laci meja kerja saya," tambah Lukman.

Senada dengan Lukman, Febri menyatakan jika hari ini Menag diperiksa untuk meminta keterangan terkait uang yang disita diruangannya.

"Setelah pemeriksaan pertama KPK masih membutuhkan pendalaman beberapa informasi dan hari ini informasi yang kami dalami adalah terkait dengan temuan dan kemudian kami sita temuan uang di laci meja kerja Menteri Agama saat KPK melakukan penggeledahan beberapa waktu yang lalu. Itu yang kami dalami karena belum selesai pada pemeriksaan di pertama kali yang dilakukan oleh KPK," kata Febri.

Terkait dengan keterangan Lukman tentang uang yang disita KPK diruangannya merupakan honorium dan uang perjalanan dinas, Febri menyatakan KPK tidak tergantung pada satu keterangan saksi saja.

"Tentu KPK tidak tergantung hanya pada satu keterangan ini saja, karena KPK juga melakukan pencarian dan penelusuran informasi dan bukti-bukti yang lain terkait dengan Dari mana sumber dan asal usul uang yang kami temukan di laci meja kerja menteri agama tersebut. Dan jumlahnya juga cukup banyak ya ratusan juta rupiah baik dalam bentuk rupiah ataupun valuta asing, dari mana asalnya dan bukti apa yang sudah kami miliki tentu belum bisa disampaikan saat ini," lanjut Febri.

Dalam awal kasus ini, KPK sebelumnya telah menggeledah ruang kerja Lukman di gedung Kemenag Jakarta pada Senin (18/3/2019). Dari penggeledahan tersebut tim KPK menyita uang senilai Rp180 juta dan 30 ribu dolar AS.

Selain proses penyidikan terkait kasus suap seleksi jabatan di Kemenag, Kemarin Rabu (22/5/2019) penyidik KPK pun juga telah memintai keterangan Lukman dalam proses penyelidikan terkait penyelenggaraan haji. Namun Febri tidak memberikan informasi yang jelas terkait penyelidikan tersebut.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00