• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Aksi 22 Mei di Bawaslu Sumut, Polresta Medan Amankan 2 Orang Pembawa Senpi dan Sajam

22 May
20:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Medan: Kepolisian Resort Kota (Polresta) Medan berhasil mengamankan dua orang yang diduga membawa senjata api dan tajam, pada aksi 22 Mei di Kantor Bawaslu Sumut, Rabu sore. 

Keduanya kini telah diamankan di Polrestabes kota Medan dan masih dalam penyelidikan tim Reskrim. 

Penangkapan tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira. Menurut Yudha, satu orang yang berhasil diamankan masih didalami. Dugaan senjata api yang turut diamankan berbentuk pistol.

"Berbentuk senjata, masih didalami. senjata berbentuk pistol. Saat ini sudah diamankan ke kantor dan sedang didalami," kata Yudha.

Untuk identitas keduanya, Yudha belum bisa memastikan. Namun, keduanya berjenis kelamin laki - laki. "Belum tahu, masih sibuk pengamanan. Dua yang diamankan, laki-laki," ucapnya.

Terduga pembawa senpi menurut Yudha diduga bukan dari massa aksi. Bahkan, orang terduga mencoba untuk masuk dalam kerumunan masa, meski akhirnya aksi tersebut bisa digagalkan oleh tim kepolisian. 

"Mencoba masuk untuk kekerumunan masa, terpantau masuk. Senpi itu masuk ke kerumuman masa. Belum tahu apakah penyusup atau bagian dari peserta aksi. Masih di dalami," kata Yudha. 

Selain mengamankan orang terduga pembawa senpi, pihaknya juga berhasil mengamankan salah satu massa aksi yang membawa senjata tajam. Menurut Yudha, jenis senjata tajam tersebut sejenis sangkur.

"Ada juga bawa sajam tertangkap. Kedapatan di dalam, Sajam jenis sangkur. Yang bawa sangkur sudah masuk ke kerumunan," jelas Yudha.

Menanggapi aksi masa dari gerakan nasional kedaulatan rakyat Sumut, Yudha memberikan ruang bagi pihak manapun untuk menyalurkan aspirasi sesuai dengan undang - undang. Namun, Yudha menghimbau agar aksi unjuk rasa dilakukan dalam koridor damai dan kondusif, dan tidak membawa senjata tajam yang bisa memancing konflik atau kerusuhan.

"Menyampaikan pendapat dibenarkan undang - undang, tapi dari pihak keamanan menghimbau agar tidak membawa sajam atau barang berbahaya lainnya karena akan bisa mengganggu atau mengacaukan keamanan. situasi keamanan apalagi kita khawatirkan rawan provokator dan rawan menyulut. Psikologi massa berubah menjadi beringas. Itu yang kita antisipasi. Saran kami jangan bawa sajam. Kalau menyampaikan pendapat silahkan," pinta Yudha. 

Hingga saat ini pukul 20.50 wib, masa aksi masih berada di depan kantor Bawaslu Sumut. Saat ini, masa aksi baru saja menyelesaikan salat isya dan tarawih berjamaah di jalan Adam Malik Medan. ()

  • Tentang Penulis

    Dadan SF

    System Admin RRI Medan<br />

  • Tentang Editor

    Afrizal Aziz

    Redaktur Pro 3 RRI

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00