• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sosok

Slamet, Tersangka Narkotika yang Pandai Bersholawat

22 May
09:21 2019
0 Votes (0)

KBRN, Semarang : Tersangka tindak pidana Narkotika Slamet Haryanto (19), dalam bulan Ramadhan ini terpaksa harus mendekam di balik jeruji besi, lantaran tersandung kasus narkotika.

Namun siapa sangka, ternyata tersangka hobi melantukan lagu sholawat. Favoritnya adalah lagu sholawat yang dipopulerkan oleh grup musik islami Sabyan Gambus, diantaranya Lagu berjudul "Ya Maulana".

Bahkan, dia melantunkan lagu tersebut  dihadapan Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandi Sitepu, saat konferensi pers ungkap kasus Narkotika di Mako Polres setempat, Rabu (22/5/19).

Lagu bermakna kurang lebih hamba Allah yang ingin bertaubat itu, dibawakan tersangka dengan setengah terisak-isak. Membuat seisi ruangan tersebut larut dengan suara tersangka yang terdengar merdu.

"Saya dulu biasa ikut grup sholawatan di Kanzus sholawat Pekalongan, jadi terbiasa melantukan lagu sholawat," ungkap warga Kelurahan Sapuro Kebulen Kecamatan Pekalongan Barat ini.

Kendati demikian, AKBP Ferry Sandi Sitepu menuturkan tersangka tetap terjerat pasal 112 ayat 1 dan pasal 127 ayat 1 undang Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Dia menjelaskan tersangka dibekuk Unit Reserse Narkoba Polsek Pekalongan Selatan Polres Pekalongan Kota di Jalan Pelita 3 Jenggot Wetan kelurahan Jenggot Kecamatan Pekalongan Selatan, pada Sabtu (11/05) lalu.

"Tersangka sebenarnya berdua dengan rekannya, namun saat penangkapan rekannya berhasil kabur meninggalkan tersangka sendirian," ujar Kapolres.

Dari tersangka, kata Kapolres, berhasil diamankan satu paket sabu hemat ukuran antara 0,2 -0,3 gram seharga Rp. 180 ribuan. Satu alat hisap atau bong, dua korek api dan satu unit sepeda motor. 

"Kasus ini lagi dikembangkan oleh  anggota, agar rekan tersangka  tertangkap, karena barang haram tersebut berdasarkan keterangan tersangka merupakan milik rekannya yang buron tersebut," terangnya.

  • Tentang Penulis

    Syamsudin

    Tak Perlu Memikirkan Kemana Akan Berlabuh, Pikirkan Saja Jalan Mana Yang Akan Ditempuh

  • Tentang Editor

    Anik Hasanah

    Editor RRI Bandung

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00