• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Lora se-Madura Tolak Keras Gerakan People Power

21 May
05:05 2019
0 Votes (0)

KBRN, Surabaya : Sejak awal mayoritas para kiai di Madura menolak keras seruan gerakan people power. Bukan saja inkonstitusional, people power justru akan memperkeruh kondusifitas di masyarakat. Bila ada yang mengamini ajakan people power itu hanya segelintir tokoh.

Hal itu disampaikan para Lora atau Gus se-Madura dalam sebuah pertemuan bertajuk “Merajut Kebersamaan, Menjaga NKRI”. Lora adalah sebutan bagi putra kiai pengasuh pondok pesantren.

Juru bicara Lora se-Madura, Kiai Hosnan A. Nafi, menjelaskan, pertemuan para Lora ini sebagai bentuk komitmen kebangsaan dan keberagamaan dalam menjaga keutuhan NKRI, mengingat menjelang penetapan hasil Pemilu 2019 pada 22 Mei mendatang eskalasi politik semakin memanas dengan berbagai provokasi.

“Kami menolak adanya people power dan sepakat menerima keputusan resmi KPU karena kita bagian dari NKRI sebagai negara hukum. Di luar itu bersifat makar atau dalam bahasa agama disebut bughat,” ujarnya, Senin malam (20/5/2019).

Karena itu, Hosnan mengimbau semua pihak agar tetap menjaga ukhuwah serta tidak terprovokasi oleh berbagai hasutan untuk melawan hukum atau tindakan inkonstitusional.

“Ukhuwah adalah modal utama dalam membangun suatu tatanan masyarakat yang aman, damai, adil, dan makmur,” tegasnya.

Hadir dalam pertemuan itu para lora dari empat kabupaten di Madura. Mereka dari Sumenep antara lain Ra Qusyairi Zaini, Kiai Husnan A Nafi', Ra In'am, Ra Ilyas, Ra Erfan Umar, Ra Robithul Umam, Ra Hamidi Amin, Ra Zainul Ubbad, Ust. Quraisyi Muslim, Ra Insan Ghazali, dan Ra Rasidi Bahri.

Sedangkan dari Pamekasan adalah Ra Mahrus Syafii, Ra Kholiq Ilyas, Ra Faruq, Ra Sufyan Tsauri, Ra Abd Hamid, Ra Zainul Hasan.

Dari Sampang yakni Ra Syamsuddin Abd Muin, Ra Amin Syafi, Ra Fauzan Zaini, Ra Saifur Rohim Sahuri, Ra Suhaimi Al Baghdadi, dan Ra Ali Mahrus.

Sementara dari Bangkalan diantaranya Ra Hasyim Zubair, Ra Kholid, Ra Ahmad Nawawi, Ra Umar, Ra Dzikrullah, Ra Anton Bastoni, Ra Anas, Ra Ahmad, dan Ra Utsman.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00