• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Catatan Ramadhan

Sahur Keliling Bersama Ibu Shinta Abdurrahman Wahid di Klenteng Poncowinatan Jogja

20 May
16:59 2019
1 Votes (1)

KBRN, Yogyakarta : Sahur keliling bersama Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid Senin (20/5/2019) dinihari berlangsung di Klenteng Poncowinatan kota Yogyakarta.

Dalam acara sahur keliling yang dihadiri komunitas agama-agama dan warga dari beragam etnis di halaman Klenteng Poncowinatan Kota Yogyakarta Senin (20/5/2019) dinihari, ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, mengajak hadirin berdialog secara santai.

Melalui dialog itu Shinta Nuriyah menegaskan pentingnya mengamalkan ajaran Puasa di buan Ramadhan untuk meningkatkan toleransi dan budi pekerti yang luhur, serta menjaga persaudaraan serta persatuan bangsa Indonesia yang majemuk.

“Kaum Muslim hendaknya menambah keimanan, dengan menambah keimanan dan ketaqwaaannya kepada Allah SWT serta melaksanakan apa yang diajarkan bulan Puasa kepada kita semua, yaitu moral dan budi pekerti yang luhur,” pesan isteri Gus Dur, presiden ke-4 RI tersebut.

“Itu ajaran yang dibawa oleh bulan Puasa, semua itu penting saat ini buat dirinya sebagai perisai bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Kita semua berdoa agar tidak terjadi apa-apa, tetapi kalau terjadi sesuatu maka kita sudah memiliki tameng pada diri kita maing-masing,” tambah Ibu Shinta yang sudah melakukan Sahur Keliling selama 20 tahun.

Sementara itu, Ketua Panitia Sahur Keliling yang kini sudah diselenggarakan20 tahun, Agnes Dwi Rusjiyati dari Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika Daerah Istimewa Yogyakarta mengtakan, tema sahur adalah ‘Dengan Berpuasa Kita Padamkan Api Kebencian dan Hoax'.  Tema tersebut disesuaikan dengan konsisi sosial masyarakat dewasa ini.

“Ini sesuai dengan kehidupan politik, sesuai kehisupan sosial masyarakat sekarang. Ini bukan fenomena saat ini saja karena telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Ini yanng ingin diingatkan oleh Ibu Shinta kepada kita bahwa ini nyata terjadi di sekitar kita. Bahwa ada kelompok-kelompok yang  melakukan ujaran kebencian, menyebarkan hoax yang itu jelas merusak persatuan,” jelas Agnes, yang juga koordinator Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika DIY.

Sementara itu wakil Walikota Yogyakarta, Heore Poerwadi mengatakan, kehadiran bu Shinta Nuriyah menguatkan warga Yogyakarta untuk meningkatkan persaudaraan dalam perbedaan.

“Ini jadi penguatan Yogya yang sudah dikenal toleran, ditambah kehadiran Ibu Shinta Nuriyah Wahid dengan memberikan semangat untuk kita menyapa satu sama lain supaya kita selalu ingat bersaudara dan perbedaan sebagai bagian dari dinamika tetapi kita tetap menjaga persatuan,” tegas Heroe Poerwadi.

Sahur keliling bersama Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid juga dihadiri Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Yogyakarta serta wakil dari Kepolisian dan TNI.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00