• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Ramadhan Peduli, Penghuni Kalibata City Santuni 500 Anak Yatim dan 1.300 Pekerja Outsouching

19 May
11:48 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Para penghuni apartemen Kalibata City menggelar acara buka puasa bersama dengan 500 anak yatim pada Sabtu (18/5/2019). Kegiatan tersebut, dilakukan dalam rangka menjalin kebersamaan antar penghuni apartemen.

General Manager Apartemen Kalibata City, Ishak Lopung menuturkan, kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda tahunan para penghuni yang sudah dilakukan sejak empat tahun terakhir. Selain sebagai wadah untuk menjalin keakraban, kegiatan ini juga guna mensosialisasikan bahwa banyak hal-hal positif di Kalibata City.

"Kemarin-kemarin kan ada beberapa pemberitaan negatif soal Kalibata City, seperti prostitusi, kami ingin tunjukan bahwa kegiatan positif di kawasan ini justru lebih banyak dibanding yang negatif," ujarnya dalam Bukber di Tower Kemuning dengan tema 'Indahnya Berbagi Di Bulan Ramadhan', di Jakarta.

Acara ini juga dimanfaatkan pengelola Kalibata City untuk mensosialisasikan laporan keuangan dalam rangka transparansi yang dilakukan pengelola terhadap penggunaan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) yang dibayarkan penghuni setiap bulannya.

"Laporan keuangan ini juga kami mintakan audit oleh lembaga auditor publik. Ini untuk membuktikan bahwa pengelolaan yang kami lakukan sangat transparan," tutur Ishak.

Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Kalibata City, Musdalifah menambahkan, kegiatan seperti ini memiliki banyak manfaat. Dimana penghuni bisa saling berinteraksi dan membahas hal-hal positif.

Pemberian santunan dan bingkisan untuk 500 anak yatim, seperti  perlengkapan sekolah seperti tas dan alat tulis. Selain itu, juga pemberian bingkisan untuk 1.300 pekerja outsouching berupa kebutuhan pokok seperti beras, minyak, pelengkapan sholat, dan lainnya. Musdalifah menuturkan, Kalcit itu aman, peduli dengan warga dan yang tidak mampu. Kita berikan bantuan berupa beras, minyak, dan lain-lain.

"Jadi jangan dilihat hanya casingnya saja, ini rutin dan juga kegiatan besar seperti ini 2 kali dalam setahun dilakukan," tutur perempuan berhijab itu.

Apalagi di Kalibata City ini, ungkapnya, jumlah penghuninya sangat besar, yakni lebih dari 13.000 unit apartemen. Dimana tingkat okupasinya sekitar 70%. Jika satu unit saja diisi oleh 3 orang, maka ada sekitar 21 ribu jiwa yang tinggal dan bersosialisasi di kawasan ini.

Ketua Panitia Buka Bersama Apartemen Kalibata City, Budiman Akhmad Faki menambahkan, para penghuni sangat antusias dalam menyelenggarakan acara ini dengan banyak memberikan donasi. Uniknya, selain para penghuni, banyak perusahaan dan individu yang tidak tinggal di apartemen ini ikut menyumbang. Seperti Gubernur Kalimantan Utara, Irianto Lambie, dan juga Syahrul Yasin Limpo, mantan Gubernur Sulawesi Selatan.

"Mereka menyumbang atas nama individu dan atas dasar kepedulian antar sesama umat manusia untuk berbagi. Ini sesuai dengan tema Bukber kami saat ini, yakni Indahnya Berbagi. Sedangkan donator dari sektor korporasi, salah satunya adalah Bulog yang menyumbangkan beras dan bahan pokok," ungkap Budiman.

Pria berpeci itu berharap, dengan semakin banyaknya donator yang peduli terhadap kawasan apartemen Kalibata City yang dihuni oleh masyarakat yang berasal dari berbagai suku di Indonesia, tahun depan jumlah penerima donasi bisa semakin besar.

"Para penghuni memberikan perhatian kepada saudara kita atau anak yatim dan para karyawan outsorching," kata pria disapa Odi.

"Ini acara yang sudah 4 tahun berturut-turut dilakukan dan mengalami peningkatan. Anak yatim ini berasal dari masjid di Kalibata City 350 dan 150 anak yatim yang ada di panti-panti.

Untuk puasa kali ini, aktivitas puasa normal, tidak ada penghuni yang merasa terganggu. Kalau lokasi ada takjil dan hari biasa ada bazar.

"Kita sediakan 900 porsi kita manfaatkan dana itu," sambungnya. 

Ishak Lopung, GM Kalibata City menyebutkan, ini sudah keempat kalinya dilakukan giat bukber di sini. Pertama 300 anak yatim, dan kemudian 500 anak yatim.

Ketua Dewan Pembina P3SRS Kalibata City, Musdalifah menuturkan, Kalcit itu aman, peduli dengan warga dan yang tidak mampu. Kita berikan bantuan berupa beras, minyak, dan lain-lain.

"Jadi jangan dilihat hanya casingnya saja, ini rutin dan juga kegiatan besar seperti ini 2 kali dalam setahun dilakukan," tutur perempuan berhijab itu.

Kombes Pol Indra Jafar, Kapolres Metro Jakarta Selatan menuturkan, dari jumlah 40 ribu penghuni Apartemen Kalibata City. Kondusifitas terjamin, jika ada keributan kecil biasa itu.

"Perbedaan itu hal yang biasa dalam demokrasi. Sedangkan di sini, seperti tahun lalu dia berdiri di sini menghadiri kegiatan santunan anak yatim," tuturnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00