• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Budaya dan Wisata

Melawan Lupa, Etnis Dayak ini Gelar Seminar Sejarah Kampung Mereka

19 May
06:53 2019
4 Votes (5)

KBRN Sendawar : Masyarakat Dayak, Etnis Bahau Sa’ di Kampung Tering Lama, Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat (Kubar) Menggelar Seminar Sejarah Tahun Berdirinya Ukuung (Kampung) Hwang (Orang) Triing, di Lamin Adat atau Amin Ayaq Maran Umaaq (Kampung) Huang Tering, Sabtu (18/5/2019).

Seminar tersebut mengangkat tema “Dang Barau Adat Umaaq Hwang Triing” atau jangan lupa adat Kampung Orang Tering. Dan Sub tema “menguak sejarah umaaq hwang Triing, melestarikan adat dan budaya Tradisional”.

Dengan Pembicara, Antropolog dan Spesialis Pendidikan Sosial Dr. G. Simon Devung, M.Pd, M.Si, diikuti Kepala Dinas Pariwisata Kubar Herman Along, Ketua Lembaga Adat Besar Kubar Manar Dimansyah Gamas, Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubar Pemerintah Kecamatan dan Kampung serta Warga Tering Lama.

Usai acara, Ketua Lembaga Adat Besar Kubar Manar Dimansyah Gamas, mengaku sangat terkesan sekaligus mengapresiasi kegiatan Seminar itu, sebab menurutnya Manar sebagai orang Dayak khususnya etnis Benuaq, dirinya sedikit mengetahui tentang sejarah adat Hwang Triing. Namun melalui seminar hari memberikan pengetahuan yang lebih luas lagi.

Maka itu, ia berharap, kedepannya tidak spesifik ke satu etnis, namun lebih luas ke-ketingkat Kabupaten.

“Seminar hari ini saya sangat bersyukur, saya dilibatkan dalam artian saya diundang. Ya buat saya pribadi, saya sedikit mengetahui tentang sejarah tering, tetapi hari ini lewat ulasan bapak Doktor Simon Devung, saya sangat terkesan, saya jadi banyak tahu. Buat saya ini sangat menarik dan saya berharap seminar seperti ini tidak hanya spesifik di tering tapi suatu saat bapak Simon Devung bisa hadir sebagai pembicara ditingkat Kabupaten,” tandasnya.

Sementara itu, Antropolog senior Unmul, Dr. G Simon Devung M.Pd.,M.Si mengatakan, Seminar ini bertujuan menggali sejarah dan kebudayaan, dinilai penting untuk melengkapi sejarah perjalan dan menguak sejarah uma hwang Triing serta terus melestarikan adat dan budaya Tradisional.

Menurutnya, berbicara mengenai adat sebagai bagian dari kebudayaan hal itu menjadi perlu sekali, karena adat bagian dari kebudayaan selalu berubah menyesuaikan keadaan Zaman.

Sebab itu perlu dilakukan peninjauan kembali atau tilas balik bagai mana adat dan kebudayaan yang berkembang dari dulu sampai sekarang. Serta inti  dari dulu seperti apa essensi sehingga dapat dikembangkan sesuai perkembangan Zaman tanpa meninggalkan aslinya.

“Kalau kita tinjau secara berkala, adat itu perlu, untuk melihat lagi latar sejarah dari masyarakat sebagai pengemban adat dari dulu sampai sekarang. Sangat perlu bisa untuk melihat  nilai dasar dan tradisional yang perlu dipertahankan dan perlu ditransformasi disesuaikan dengan kebutuhan zaman. Disamping itu dalam pemahaman hal ini apalagi masyarakat masyarakat atau keturunan majemuk sejarahnya perlu diketahui  agar bisa sesama satu pulau borneo bisa saling menyadari Satu asal,”ungakapnya

Untuk itu, Ia meminta kepada tokoh masyarakat, akademisi, sejarahwan dan para ahli untuk menyampaikan fakta-fakta, kampung. Kemudian, hasil pembahasan didokumentasi sehingga bisa menjadi masukan bagi penggalian sejarah khususnya Adat Bahau Hwang Triing.

Ia menambahkan, dengan adanya seminar ini, diharapkan bisa memberikan gambaran awal pembentukan kampung tering yang nantinya pemerintah kampung bisa menjalin kerja sama dengan pemerintah kabupaten kutai barat.

Untuk diketahui, gambaran umum sejarah Umaaq Hwang triing pemapapran G. Simon Devung, menyebutkan bahwa sejarah Umaa Hwang Triing  berasal dari Apau Kayan, Telang Usan, Sungai Baran Malaysia.

Namun Kenyataan yang bleum diketahui orang banyak, bahwa orang bahau Hwang Triing juga dari asal penghuni mahakam sebelum arus perpindahan dari apau kayan di batoq mili Kabupaten Mahakam Ulu dan Sendawar Kabupaten Kutai Barat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00