• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Jokowi Tinjau Kampung Bola Internasional

17 May
20:39 2019
0 Votes (0)

KBRN, Kuta Selatan : Presiden, Joko Widodo meninjau Kampung Bola Internasional, Jumat (17/5/2019). Ketika meninjau lokasi, Kepala Negara didampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono, Gubernur Bali, Wayan Koster serta Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta.

Bendesa Kutuh, I Made Wena menjelaskan, Kampung Bola Internasional yang berlokasi di Desa Kutuh, Kuta Selatan, dibangun menggunakan dana desa. Pada pembangunan awal di tahun 2018, dana desa yang digunakan sebesar Rp 784 juta lebih. Anggaran tersebut untuk tanah dan rumput Lapangan Olahraga (Krida Mandala) I Ketut Lodri. 

"Kita bersyukur Pak Presiden, begitu kita selesai lapangan, tiga bulan berikutnya, lapangan ini sudah dipakai latihan oleh empat tim internasional yang pada saat itu mengikuti event di Pecatu dalam rangka Badung International Football Competition," paparnya kepada Presiden, Joko Widodo di Lapangan Olahraga (Krida Mandala) I Ketut Lodri. 

"Respon dari tim yang hadir sangat positif. Tetapi ada kekurangan dari sarana prasarananya. Kalau ingin tim-tim lain itu datang kesini untuk selanjutnya, lapangan ini harus diperbaiki agar memenuhi standar internasional," sambungnya. 

Presiden, Joko Widodo mengapresiasi pemanfaatan dana desa untuk pengembangan Kampung Bola Internasional. Kepala Negara menjabarkan, dana desa pada hakekatnya untuk mensejahterakan masyarakat. Khusus di Desa Kutuh, Jokowi mengemukakan, pemerintah desa setempat fokus pada pengembangan sport tourism.

"Misalnya menyewakan lapangan bola untuk latihan, untuk kompetisi internasional. Kemudian ini ada paralayang, yang juga setahun bisa menghasilkan Rp800 juta. Sehingga ini untuk desa sendiri memiliki revenue pertahun Rp50 miliar. Coba bayangkan. Ini yang bagaimana dana desa itu bisa mentrigger ekonomi yang ada di wilayah. Sehingga masyarakat betul-betul merasakan manfaatnya," ungkap Presiden.

Kepala Negara menilai, pengembangan dana desa di Kutuh bisa ditiru desa lain yang memiliki kemiripan, semisal di Sumatera maupun Jawa. Presiden, Joko Widodo menyebut, pengembangan Kampung Bola Internasional adalah sebuah keberhasilan pengelolaan dana desa untuk kemaslahatan masyarakat. 

"Konsentrasi sekarang memang, ini kan baru memulai, menyelesaikan persoalan-persoalan dasar. Misalnya membangun lapangan, itu kan belum selesai, coba kalau selesai. Memiliki prospek yang sangat bagus," ujarnya. 

"Dari dulu dimana ini merupakan desa miskin, dan sekarang sudah keluar dari kemiskinan," lanjut Presiden, Joko Widodo.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00