• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Dirjen PAS: Berantas Narkoba di Lapas

17 May
00:33 2019
1 Votes (2)

KBRN, Jakarta : Setelah sempat terjadi kerusuhan, saat ini Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) narkotika di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sudah kondusif.

”Warga binaan yang sempat berada diluar lapas, telah kembali  ke kamar hunian masing-masing,” ungkap Sri Puguh Budi Utami, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (16/5/2019) malam.

Utami  telah melakukan komunikasi melalui videocall dengan warga binaan Lapas Langkat yang antusias bergantian meneriakkan aspirasinya.

“Kalian tenang, saya akan datang ke sana besok. Saya akan mendengarkan keluhan kalian. Saya minta kalian tenang,  tertib dan kembali ke blok masing-masing,” kata Utami kepada warga binaan yang riuh rendah berteriak melalui ponselnya.

Melalui arahan jajaran Kanwil Sumatera Utara yaitu oleh Kepala Divisi  Administrasi, Kepala Divisi Imigrasi, TNI, Kepolisian dan Petugas PAS, warga binaan secara sukarela tertib kembali ke kamar masing-masing.

Jumlah warga binaan yang telah kembali ke kamar hunian, akan  dipastikan setelah dilakukaan penghitungan secara cermat. Jumat besok saya dan jajaran akan melakukan dialog secara langsung dengan warga binaan Lapas Langkat, menampung aspirasi mereka.

”Kami akan konsisten memenuhi hak – hak mereka, namun kami juga tidak bergeming untuk tegas menghentikan peredaran narkoba di dalam lapas dan  rutan,” Utami menekankan.

Peristiwa dipicu penemuan narkoba jenis sabu oleh petugas Lapas Langkat dan  langsung berkoordinasi dengan Polres Langkat yang  langsung menindaklanjuti dengan pemeriksaan.

Hal inilah yang diduga memprovokasi sejumlah narapidana melakukan perlawanan  yang berujung pada pemberontakan hingga menjebol pintu Lapas Langkat.  Ditambah lagi jumlah petugas yg sangat tidak seimbang dengan jumlah hunian. Rusuh mulai terjadi saat polisi sedang melakukan pemeriksaan terhadap narapidana yang terlibat peredaran narkoba.

“Penyebab pasti dari kejadian ini masih dalam penyelidikan dan pendalaman,  sedangkan jumlah pasti warga binaan masih kami inventarisir, adanya napi yang  melarikan diri juga sudah kami koordinasikan dengan TNI juga kepolisian untuk dilakukan pengejaran, selain dilakukan oleh jajaran petugas pemasyarakatan wilayah Sumatera Utara,” pungkas Utami.

Saat kejadian jumlah penghuni Lapas narkotika di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, sebanyak 1635 orang dari kapasitas seharusnya untuk 915 orang.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00