• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Budidaya Ternak Ayam Potong SMKN 5 Jember Mampu Penuhi Kebutuhan Daging Ayam Selama Ramadhan

16 May
21:04 2019
0 Votes (0)

KBRN Jember : Di tengah kecenderungan kenaikan harga-harga kebutuhan pokok pada momen Ramadhan dan Lebaran, SMKN 5 Jember mampu memberikan kontribusi nyata untuk tetap menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat. 

Salah satunya melalui budidaya ayam potong dan ayam petelor yang kini mampu untuk memenuhi kebutuhan pasokan daging rumah makan/restoran maupun para pedagang di pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Jember. 

Budidaya ayam potong dan petelor menjadi salah satu program belajar mengajar yang diberikan oleh lembaga sekolah bagi para siswa, para siswa tidak hanya dibekali materi di bangku ruang kelas melainkan juga langsung mempraktekan ilmu yang diajarkan para guru pembimbing. 

Kepala Sekolah SMK Negeri 5 Jember  Dra. Hj. Kumudawati, M.Pd,kepada RRI mengatakan di bulan Ramadhan 1440 Hijriah tahun ini menjadi berkah tersendiri bagi siswa-siswi dan seluruh pendidik SMKN 5 Jember, momen ramadhan bersamaan dengan memasuki masa panen ternak ayam potong yang dipelihara di kandang di dalam area sekolah. 

"Untuk saat ini ada 4.000 ekor ayam potong yang sekitar seminggu lagi sudah bisa dipanen, alhamdulillah ini bersamaan dengan menjelang lebaran sehingga bisa untuk memasok kebutuhan daging ayam masyarakat Jember," ujarnya saat meninjau ternak ayam potong anak-anak didiknya di dalam area sekolah dengan luas lahan keseluruhan yang mencapai luasan 8 hektar, Kamis (16/5/2019). 

Kumudawati menambahkan untuk budidaya ternak ayam potong itu, waktu yang dibutuhkan relatif cukup singkat berkisar 36 hari, dalam setahun bisa memanen sebanyak 6 kali. 
Seluruhnya dikelola oleh siswa-siswa jurusan Peternakan SMKN 5 Jember dengan arahan dari para guru pendamping. 

Para siswa bisa mempraktekan secara langsung ilmu yang mereka dapat dibangku sekolah melalui fasilitas dan sarana yang dimiliki lembaga sekolah sehingga saat lulus, mereka sudah siap untuk masuk dalam dunia kerja melalui ketrampilan yang diberikan oleh sekolah. 

Dalam pemasaran ternak ayam potong, Kumudawati mengaku tidak ada kendala berarti bahkan selama ini sekolah justru kewalahan untuk memenuhi tingginya permintaan pasar. 

"Sebagian banyak ayam potong ini sudah ada yang rutin memesan, banyak juga alumni-alumni kami yang telah sukses berwirausaha juga memesan dari sini, kalau dari sisi harga ayam potong memang lebih rendah atau bersaing dengan harga pada umumnya, saat ini kita masih fokus melayani pasokan untuk kebutuhan daging ayam lokal Jember saja" paparnya.  

Sementara Pembimbing sekaligus penangung jawab kandang, Gilang mengatakan kiat sukses dalam budidaya ayam potong tak serumit yang dibayangkan, hal utama yang patut diperhatikan yakni kebersihan serta suhu udara kandang yang harus tetap terjaga. 

"Kalau untuk kendala dalam budidaya ayam potong ini hanya bagaimana kita menyiasati agar tidak terserang penyakit, kita jaga suhu didalam kandang agar selalu stabil, apalagi saat cuaca panas, jangan sampai ayam menjadi stres dan terserang penyakit,selebihnya kita rutin memberikan pakan dan vitamin agar pertumbuhan ayam-ayam ini bisa optimal " jelasnya.
 
Dalam hal permodalan, menurut Gilang pihak sekolah juga telah menjalin kerja sama dengan para mitra untuk memasok bibit ayam dan pakan, budidaya ayam potong di SMKN 5 Jember telah berjalan selama 9 tahun dan mampu memenuhi kebutuhan pasokan daging ayam masyarakat di Kabupaten Jember terutama saat momen-momen keagamaan seperti Ramdhan dan Lebaran.  

"Alhamdulillah untuk pemenuhan bibit dan pakan tidak ada kesulitan, kita sudah memiliki mitra yang memasok, setelah panen baru dari hasilnya kita bayarkan," pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00