• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Tokoh Agama Jember Minta Seluruh Lapisan Masyarakat Hormati Keputusan KPU Soal Hasil Pemilu

16 May
20:12 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jember : Pesta demokrasi lima tahunan yakni Pilpres hingga Pemilu Legislatif 2019 telah usai dilaksanakan.  Dan saat ini masyarakat Indonesia sedang menanti hasil penghitungan akhir ditingkat pusat oleh Komisi Pemilihan Umum RI.

Namun, realita di lapangan serta di sejumlah media sosial, masih nampak kemelut sejumlah oknum yang mengatasnamakan pendukung pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden yang sengaja mengganggu stabilitas nasional dan berdampak negatif bagi kehidupan bermasyarakat.

Menanggapi hal itu, salah satu tokoh agama Jember, KH Moch. S. Sulton sangat menyayangkan sikap sejumlah pihak dalam "berdemokrasi" namun tidak menunjukkan pola berfikir, perilaku yang bijak dan santun.

"Di Indonesia itu semuanya sudah jelas aturan mainnya dan dilindungi oleh Undang-undang. Sehingga, siapapun kita  tidak boleh melakukan intervensi terlebih melakukan hal-hal yang bersifat provokatif yang berujung terhadap rusaknya situasi Kamtibmas di Indonesia. Saya berpesan kepada semua pendukung masing-masing pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden untuk tetap menghormati apapun keputusan Lembaga Adhock sebagaimana diamanahkan dalam undang-undang," ujar Gus Sulton - panggilan akrabnya, kepada RRI, Kamis (16/5/2019).

"Boleh beda pendapat, tapi kita harus tetap berpedoman pada falsafah dasar UUD 1945. Karena pada hakikatnya kita semua hanya meneruskan perjuangan para leluhur untuk menata negara Indonesia menjadi lebih baik. Oleh karena itu, marilah kita bersama sama menjaga keutuhan NKRI agar menjadi negara yang kuat," tandasnya.

Dengan mengacu pada falsafah Pancasila dan UUD 1945, sambung Gus Sulton, pastinya masyarakat akan lebih bijak dalam memahami perbedaan tanpa harus mengedepankan emosional, sehingga terwujud kehidupan berbangsa yang demokratis.

"Siapa pun pemenangnya nanti yang akan diumumkan oleh KPU RI, jangan sampai kita yang mengatasnamakan golongan membuat gaduh situasi Kamtibmas. Kita wajib bersatu kembali agar tercipta kehidupan yang damai berdampingan dan tidak ada lagi perseteruan," pungkas Gus Sulton.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00