• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Tidak Terbukti Salahgunakan Narkoba, Akbar Divonis Bebas

16 May
19:31 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sorong : Akbar (26), terdakwa dugaan penyalahgunaan narkoba jenis shabu, sempat menjalani serangkaian persidangan atas perkara yang menimpanya, dan pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Sorong, Kamis (16/5/2019), Ketua Majelis Hakim, Gracelyn Manuhuttu, SH memvonis bebas dirinya

“Menyatakan terdakwa tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, sebagaiman dakwaan kepadanya, ” ucap Gracelyn. 

Majelis hakim juga menyatakan akan memulihkan kembali nama baik terdakwa dan hak-haknya, serta membebaskan terdakwa dari tahanan. 

“Membesakan terdakwa dari dakwan alternative kesatu mapun kedua, maka memulihkan hak-hak terdakwa, serta megeluarkannya dari dalam tahanan,” kata Gracelyn

Sebelumnya, akbar, dituntut 7 tahun penjara, denda 800 juta rupiah subsider 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum, Imran Misbach, SH dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Sorong, pada 23 April lalu. 

Terdakwa dituntut dengan pasal 114 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Untuk diketahui, perkara ini bermula, Pada hari Senin tanggal 17 September 2019 sekitar pukul 07.30 WIT, di mana Akbar yang sedang membersihkan sampah di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Sorong, disuruh oleh terdakwa Maiklens (terdakwa dalam berkas terpisah) mengantar satu paket kecil sabu yang terbungkus tisu untuk diserahkan kepada seseorang bernama Mami yang berada di depan Lapas.

Setelah menyerahkan paket sabu, Akbar kembali disuruh oleh Mami untuk memberikan biskuit yang di dalamnya berisikan uang Rp 500 ribu tanpa sepengetahuannya.

Kejadian tersebut mengakibatkan Akbar diduga menjadi perantara transaksi sabu antara terdakwa Maiklens dengan saudari Mami, sehingga dirinya ditangkap dan menjalani proses hukum oleh penyidik BNN Provinsi Papua Barat.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00