• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sorotan Kampus

Plt Rektor UNJ Enggan Komentari Impor Guru

16 May
17:11 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Kabar impor guru yang pernah disinggung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani dalam Musrengbangnas beberapa waktu lalu, mendapatkan sorotan dari berbagai pihak.

Meski telah dibantah Puan, nyatanya wacana impor guru polemik di kalangan masyarakat.
Plt Universitas Negeri Jakarta Intan Achmad usai acara Dies Natalis UNJ ke 55 di Jakarta,    Kamis (16/5/2019) mengaku enggan mengomentari perihal kabar soal impor guru yang pernah dicetuskan oleh Menko PMK Puan Maharani.

UNJ yang juga merupakan Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK), menurut Intan akan terus memperkuat guru-guru yang ada di tanah air.

"Saya tidak bisa mengomentari hal itu,  kalau kami ini, saya sebagai rektor UNJ, sebagai salah satu LPTK yang menghasilkan calon guru kita akan lakukan sebaik-baiknya, kita akan memperkuat guru-guru yang sudah ada," kata Intan Achmad. 

Meski demikian,  Intan menilai wajar jika adanya guru ataupun dosen tamu yang juga membagikan ilmunya di Indonesia.

" Saya tidak bilang keberatan karena itu kan policy tapi kita harus lihat bagaimana mengapa kita juga punya dosen dari luar negeri, dulu saat malaysia berkembang dosen hebat di Indonesia bertugas di Malaysia. Dari segi akademik dari luar bagaimana cara mengajar dan lain sebagainya, " tutur Intan. 

Menko PMK Puan Maharani sebelumnya telah membantah bahwa dirinya pernah mengatakan akan mengimpor guru dari luar negeri, melainkan hanya mengundang guru asing untuk memperkuat kualitas pendidikan di Indonesia. Guru-guru asing tersebut, menurut Puan, nantinya akan didatangkan oleh pemerintah untuk melatih guru-guru yang ada di Indonesia. Sehingga, ilmu yang didapat bisa disalurkan lebih luas lagi.

Puan menerangkan bahwa rencana tersebut masih akan dikaji oleh pemerintah. Tujuannya hanya untuk peningkatan SDM di Indonesia.  

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00