• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Kementrian Perdagangan Gelar Bazaar Ramadhan di Parongpong

16 May
15:58 2019
0 Votes (0)

KBRN, Parongpong ;  Kementrian Perdagangan bekerjasama dengan para pelaku usaha barang kebutuhan pokok, menggelar Bazaar Ramadhan, dengan harga yang terjangkau dan lebih murah dari harga pasar.

“”Dengan kegiatan itu masyarakat masyarakat bisa mendapatkan barang dengan hargalebih murah dari harga pasar, karena Bazaar Ramadhan bertujuan mendekatkan produsen kepada konsumennya,” ungkap Sekretaris Jendral  Kementrian Perdagangan Karyanto Suprih kepada wartawan usai membuka kegiatan itu, di Kantor Pusat Pengembangan Sumberdaya Kemetrologian(PPDK) Kemendag Jalan Raya Cihanjuang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat, Kamis(16/5/2019).

Menurut Karyanto, barang-barang yang dijual 85 persen merupakan barang yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat seperti beras, gula, terigu, minyak goreng, daging sapi, ayam, cabe dan bawang.

Sedang 15 persen lainnya merupakan barang produksi UKM, seperti pakaian, sandal, sepatu dan tas.

 "Ini yang pertama, akan ada lagi  di Jakarta di Sawangan, sebagai komitmen pemerintah  melalui  kementrian perdagangan dengan menggandeng para pengusaha untuk bisa menjual barangnya dibawah harga pasarlah," ucapnya.

Selisih harga yang ditawarkan kata Sekjen Karyanto, berbeda untuk setiap jenisnya dan bervariasi, seperti  bawang putih dijual 20 ribu rupiah perkilogram, sedang harga dipasar masih mencapai diatas 40 ribu rupiah perkilogram.

Kemudian telur 21 ribu rupiah perkilogram, gula pasir 10 ribu rupiah, terigu 8 ribu 500 rupiah dan daging sapi hanya 78 ribu rupiah perkilogram , sedang harga di pasar 110 ribu rupiah perkilogram.

Karyanto mengharapkan penyelenggaraan Bazar Ramadan tahun ini dapat menarik lebih besar antusiasme pengunjung dibanding penyelenggaraan tahun lalu.

Sebagai gambaran, lanjut Karyanto, omzet penjualan Bazar Ramadan tahun 2018 total mencapai Rp 2,38 miliar dan penyelenggaraan di PPSDK mencapai omzet Rp 350 juta dalam dua hari pelaksanaan.
“Kami sangat mengapresasi segala pihak yang telah mendukung terselenggaranya Bazar Ramadan tahun ini. Semoga bazar ini dapat benar-benar bermanfaat bagi konsumen yang hadir,” pungkasnya.

Selanjutnya, Bazar Ramadan akan diselenggarakan di Pusdiklat Perdagangan pada 20—21 Mei 2019, Direktorat Standardisasi dan Pengendalian Mutu pada 23—24 Mei 2019, dan Kantor Pusat Kemendag pada 27—29 Mei 2019.

Bazaar Ramadhan yang berlangsung hingga besok ramai dikunjungi oleh warga, bahkan mereka rela mengantri untuk bisa membeli bawang putih 1 kilogram dengan harga yang sangat rendah. bila dibanding membeli di pasar.

Ida 42 tahun warga Cihanjuang Rahaya mengaku senang dengan kegiatan bazaar murah karena bisa mendapatkan barang dengan harga lebih murah dari pasar.

“Sebaiknya pemerintah sering melakukan bazaar seperti ini agar bisa membantu masyarakat kecil seperti kami. Tetapi sebaiknya pemerintah bisa mengendalikan harga, agar pedagang tidak semena-mena menaikkan harga,” ujarnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00