• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Satu Agen Gas LPG Di Kutai Barat Bermasalah

16 May
13:59 2019
1 Votes (5)

KBRN, Sendawar: Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop dan UKM) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) telah melakukan pemantauan ke lapanagan, baik ke-Agen maupun Pangkalan Gas LPG, menyikapi terjadinya kelangkaan, khususnya Gas LPG 3 kilogram saat ini.

Kepala Disdagkop dan UKM Kubar Salomon Sartono, saat dikonfirmasi RRI Sendawar, Kamis (16/5/2019) mengatakan, dari hasil pantauan tersebut, salah satu Agen Gas LPG di Kutai Barat, yakni PT. Anggrek Kersik Luwai Indah, dinilai bermasalah karena tidak ada sama sekali aktifitas di gudang agen tersebut.

Parahnya lagi, semua pangkalan yang seharusnya, mengambil Gas LPG bersubsidi ke-Agen PT. Anggrek Kersik Luwai Indah, malah diarahkan mengambil sendiri ke-Gudang di Loa Janan, Samarinda.

“LPG ini memang ada kelangkaan, dan kita sudah mengecek salah satu agen LPG yang ada di Kubar, PT. Anggrek Kersik Luwai Indah, ternyata kondisinya tidak ada aktifitas sama sekali. Kita juga dapat informasi dari pangkalan bahwa mereka, disuruh mengambil sendiri ke-Samarinda, khususnya pangkalan dibawah agen Kersik Luwai ini. Padahal itu kewajiban dari agen, nah pangkalan itu maksimal hanya mengambil di agen-nya di Kutai Barat,”ungkapnya.

Menurut Salomon Sartono, pihaknya sudah berupaya melakukan komunikasi dengan PT. Anggrek Kersik Luwai, namun sangat sulit untuk bertemu langasung. Bahkan kontak telepon yang ada di Agen tersebut tidak bisa dihubungi. Sehingga tidak dapat memastikan apakah agen tersebut masih aktif atau sebaliknya.

Untuk itu, lanjutnya, Disdagkop dan UKM Kubar akan mengambil tindakan, berkoordinasi langsung dengan Pihak Pertamina guna memastikan sejauh mana pengawasan yang dilakukan terhadap agennya ditiap Daerah khususnya di Kabupaten Kutai Barat.

“Ya kita sudah berapa kali coba koordinasi dengan Agen Kersik Luwai, tapi sangat sulit sekali, nomor yang ada juga tidak bisa dihubungi. Kalau agen lain seperti PT. Mutiara dan Rama Vasya ini cukup lancar komunikasi kita dan kita juga bisa dapat data dengan mudah. Tapi untuk kersik luwai, sampai hari ini kami sangat sulit berkomunikasi dengan mereka. Maka itu, hal ini akan kami koordinasikan dengan Pertamina, sejauh mana pengawasan mereka terhadap agen yang seperti ini,”lanjutnya.

Salomon Sartono menyebutkan, ada tiga agen Gas LPG di Kutai Barat yakni, PT. Anggrek Kersik Luwai, kemudian PT. Citra Rama Vasya dan PT. Mutiara Mahakam Abadi.

Dengan pangkalan masing-masing, untuk PT. Anggrek Kersik Luwai sebanyak 37 Pangkalan, kemudian PT. Citra Rama Vasya sebanyak 36 Pangkalan dan PT. Mutiara Mahakam Abadi sebanyak 14 Pangkalan.

Sementara untuk jatah Gas LPG 3kg bersubsidi di Kubar, seharusnya masing-masing Agen diperkirakan menerima 1.500 tabung/hari. Segingga jika ke-3 agen tersebut aktif, total tabung Gas LPG 3kg bersubsidi di Wilayah tersebut diperkirakan mencapai lebih dari 1.500.000 tabung per-tahunnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00