• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kesehatan

Pemda Tolitoli Berangkatkan Anak Penderita Gizi Buruk Berobat Lanjut

16 May
13:20 2019
0 Votes (0)

KBRN, Tolitoli : Pemerintah daerah Kabupaten Tolitoli bekerja Sama dengan Laziz Wahda dan Sejumlah Donatur memberangkatkan Tono Warga Desa Oyom kecamatan Lampasio ,Penderita Gizi Buruk dan Kelainan Pada Alat Kelamin Untuk mendapatkan Pengobatan Lengkap di Kota Palu.

Kepala Dinas Sosial Tolitoli Indar daeng silasah di Dampingi Sejumlah Instansi Terkait , Diantaranya Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Tolitoli, Melepas Kepergian Tono Menuju Kota Palu,Ibu  Tono Merupakan Pnyandang  Disabilitas Mental sementara Ayahnya  merupakan Eks Penderita Kusta yang memiliki keterbatasan Ekonomi. sehinga tidak memiliki Biaya Untuk berobat Lanjut.

Menurut Kepala Dinas Sosial Tolitoli, Saat ini Tono sudah di tangani Pemerintah Daerah, Di Suport Oleh Sejumlah Instansi, Relawan, dan Para Donatur, Pihak Keluarga di harapkan tidak perlu Khawatir dan mendoakan agar Tono bisa segera Sembuh.

''Kami berharap Pihak keluarga mendoakan agar adik Tono bisa Segera sembuh, tidak perlu Khawatir dengan biaya termasuk perawatan anak ini, Karna ada relawan yang siap mendapingi, dan Kami akan melakukan pengawasan terhadap Anak ini,'' ungkap Indar Deang Silasah ( 16/05/2019)

Sementara Itu Nenek Tono Tie Mengatakan Pihak keluarga sangat terbantu karna Pemerintah telah memfasilitasi pengobatan Tono' dan berharap Tono Bisa Pulang dalam keadaan sehat.

''Kami Cuma berdoa Kasian, mudah mudahan Ono Cepat sembuh' Karna Papanya sama mamanya ndak ada yang bisa ikut kepalu saya juga sudah tua kaki selalu sakit, jadi tidak bisa pigi," keluh Tie. 

Tono di berangkatkan ke Kota Palu hanya di dampingi kakaknya yang bersusia 11 Tahun, dan Relawan yang di Tunjuk pemerintah daerah, Rencananya Tono akan di periksa secara Menyeluruh, karna selain Mengalami Gizi Buruk, Tono memiliki kelainan pada alat kelamin sehingga kesulitan saat buang Air Kecil.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00