• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Harga Bawang Putih di Banda Aceh Bertahan Rp 70 Ribu Perkilogram

16 May
12:18 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banda Aceh : Harga bawang putih di Kota Banda Aceh masih mahal. Sebelum terjadi kenaikan, bawang putih di daerah ini hanya dibandrol Rp 20 ribu perkilogram.

Baca juga artikel ini : Operasi Pasar di Medan, 29 Ton Bawang Putih Digelontorkan

Amin, Salah seorang pedagang di pasar tradisional Peunayong Banda Aceh mengatakan, kenaikan harga bawang putih sempat menembus Rp 120 ribu perkilogam.

“Beberapa waktu lalu sempat naik mencapai Rp 120 ribu perkilogram. Namun sekarang sudah turun jadi Rp 70 kilogram,” kata Amin kepada RRI, Kamis (16/5/2019).

Dia menyebutkan, kenaikan harga bawang putih di Banda Aceh sudah terasa sejak sebelum bulan Ramadan 1440 Hijriah. Perlahan, harganya merangsek hingga Rp 100 ribu lebih perkilogram. “Penyebabnya karena stok berkurang dan permintaan dari pembeli kan banyak sejak hari Meugang beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Di lapak daganganya, kata Amin, Dia hanya menyediakan bawang putih dalam jumlah yang tidak banyak.

“Tidak berani saya stok banyak-banyak, di samping modal menipis takutnya tiba-tiba harga merosot turun dan saya bisa rugi. Jadi kita stok tidak banyak hanya untuk memenuhi permintaan pelanggan saja,” ungkap Amin.

Baca juga artikel ini : Harga Bawang Putih di Tanah Datar Masih Mahal

Sementara itu, kepala Badan Pusat Statistic (BPS) Aceh Wahyudin mengatakan, hampir setiap tahunya di Aceh menjelang hari besar keagamaan seperti menyambut puasa dan lebaran, harga kebutuhan pokok naik. Penyebabnya karena pasokan ketersediaan berkurang, apalagi sejumlah komoditas barang yang ada di aceh memiliki ketergantungan pada provinsi tetangga Sumatera Utara. 

“Sebenarnya permintaan banyak dan stok kebutuhan berkurang sehingga menyebabkan kenaikan harga. Ini biasa terjadi setiap tahunya,” kata Wahyudin.

Baca juga artikel ini : Harga Cabe di Tarakan Mahal 

Rencana pemerintah dalam menyikapi kenaikan harga barang pada bulan puasa ini dengan melakukan impor, salah satunya komoditas bawang putih. Kepala Pusat Penanganan Isu Strategis, Kementerian Perdagangan Jully Paruhum Tambunan saat meninjau pasar Peunayong Banda Aceh beberapa waktu lalu mengatakan, untuk komuditas bawang putih Kemendag akan melakukan impor dari Cina. 

“Tentang jumlahnya pasti sesuai dengan kebutuhan. Contoh misalnya bawang putih. Kenaikan bawang putih ini sangat mengganggu konsumen sehingga kebijakannya dilakukan impor,” kata Jully.  

Baca juga artikel ini : Harga Bawang Putih di Bukittinggi Mulai Stabil 

Namun meskipun pemerintah telah mengimpor bawang putih, tapi pada kenyataanya tetap saja harga bawang putih di pasaran melambung tinggi. Bahkan kenaikan harga bawang putih ini hampir merata di sejumlah daerah. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00