• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Catatan Ramadhan

Unik, Songkok Anyaman Bambu Buatan Banyuwangi

16 May
11:04 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banyuwangi : Bulan suci Ramadahan merupakan bulan penuh berkah, yang dimanfaatkan bagi seluruh muslim untuk meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah. Dibulan penuh berkah ini, beberapa perlengkapan untuk beribadah juga diburu masyarakat untuk beribadah, salah satunya adalah songkok dari ayaman bambu buatan warag Desa Gintangan, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, yang perintaanya meningkat dua hingga tiga kali lipat dibandigkan biasanya.  

Mulai pagi para pekerja terlihat, sibuk menata potongan-potongan bambu menjadi anyaman, kemudian anyaman tersebut  dibuat oval seperti pola songkok dan merekatkan dengan lem, setelah itu para pengerajin merapikan anyaman yang tidak rata dan kurang rapat dengan tangan dan ada beberaoa yang dipukul mengunakan palu, agar bentuknya lebih simetris.

Baca Juga : Segarnya Buka Puasa dengan Es Roti Legendaris di Malang

Dalam membuat songkok anyaman bambu bahan bakunya harus pilih, mulai jenis bambunya, dan pewarna tektil yang berkwalitas, agar memiliki corak dan warna yang tidak mudah luntur, bahkan bambu yang digunakan adalah jenis bambu apus.

Untung Hermawan, salah satu satu pengrajin songkok dari anyaman bambu menyatakan, awalnya warga setempat hanya membuat anayaman bambu untuk peralatan dapur, kemudian beberapa warga mencoba mendesain songkok, ternyata cukup bagus dan nyaman dipakai, kemudian dibuat dengan skala besar, karena tingginya permintaan.

"Sudah banyak yang pesan sejak 10 tahun lalu, awalnya hanya dipakai sendiri saja, san ternyata banyak yang suka, Ya akhirnya kita buat dengan skala besar," ujar Untung Hermawan, Kamis (16/5/2019).

Songkok ayamanan bambu desa Gintangan ini, memiliki keunikan dan tidak kalah menarik dari songkok lainnya, agar lebih beragam, model anyaman songkok yang dibuat ada 3 jenis, yakni model Dadung, Standar dan Asatufa.

"Modelnya sama, cuma bentuk anyaman berbeda-beda, mulai warna dan coraknya kita buat semenarik mungkin, agar lebih beragam," ungkap Untung Hermawan.

Songkok anyaman bambu buatan pengerajin desa Gintangan Banyuwangi, harganya relatif murah yakni antar Rp25 ribu - Rp50 ribu, dan songkok khas Gintangan tersebut, sudah merambah berbagai kota di Indonesia, mulai kota di pulau Jawa, Madura, hingga Sumatera seperti Aceh, dan para pembeli sengaja memilih songkok bambu iki karena bentuknya unik dan memiliki sirkulasi udara.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00