• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Cegah Begal di Jalur Solo-Surabaya, Dishub Sragen Ganti Lampu PJU

16 May
10:37 2019
0 Votes (0)

KBRN, Sragen: Pemudik yang melintasi Kabupaten Sragen dari arah Solo ataupun Surabaya tak perlu khawatir lagi soal lampu penerangan jalan umum (PJU). Pemkab Sragen menambah lampu PJU di beberapa ruas jalur mudik. Tak hanya itu juga mengganti PJU konvesional menjadi LED (light emitting diode) yang lebih terang dan hemat energi.

Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Sragen, David Hendrato mengungkapkan, telah memperbaiki lampu PJU di sepanjang jalan Sukowati (Jalan Raya Solo-Surabaya). Hal ini untuk menyiapkan sarana dan prasarana mendukung arus mudik-balik Lebaran 2019.

"Kita mengganti lampu penerangan Jalan Sukowati dengan jenis lampu LED. Ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pada malam hari. Sehingga masyarakat yang melewati Jalan Sukowati semakin terang," katanya kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Baca juga : Viral Video Aksi Begal, Ini Penjelasan Dirlantas Polda Metro Jaya

Dia menyebut penggantian lampu ini secara bertahap. Tahap pertama ada 10-15 titik yang semuanya di Jalan Sukowati. Kemudian tahap berikutnya di jalan Tangkil-Tapen serta jalan alternatif.

"Ya ini untuk meningkatan keamanan pengendara dari rawan pembegalan. Kami juga merencanakan pemasangan baru di setiap kecamatan. Meskipun belum semuanya,"  sambungnya.

Pemasangan PJU baru di antaranya di  Kecamatan Mondokan, Sukodono dan juga Plupuh. Sementara di Kecamatan Gondang sudah ada beberapa titik, dengan menggunakan lampu LED juga. "Kami pilih LED, bukan panel surya. Karena, (panel surya) perawatan repot dan rawan pencurian," tandas David.

Baca juga : Isu Begal Berkeliaran di Kubar Hoax

David juga menyampaikan, untuk meningktakan kenyamanan pemudik di wilayah barat, seperti Kecamatan Gemolong juga dipasang lampu PJU baru. Pemasangan PJU ini di areal parkir bus malam Gemolong.

"Peningkatan pelayanan bagi pengguna bus malam. Sekaligus sebagai peningkatan keselamatan bagi pemudik yang melintas Gemolong."

Kepala Dishub Sragen Muhari memprediksi, sejumlah ruas di Sragen menjadi rawan kemacetan. Berdasarkan pemetaan Dishub titik tersebut di Pintu tol Pungkruk Sidoharjo, dan wilayah Gemolong jalur alternatif Surabaya-Salatiga,” ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00