• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lebaran Bersama RRI

Mudik Aman, Perhatikan Moda Transportasi dan Sarana Lainnya

16 May
09:55 2019
0 Votes (0)

KBRN, Mataram : Mudik aman dan nyaman pada lebaran 1440 hijriyah memerlukan persiapan yang sangat matang. Berbagai kesiapan itu harus mendapat perhatian serius pemerintah serta pihak terkait yang terlibat didalamnya.

"Moda transportasi laik dan tidak laik faktor utama yang harus dikedepankan," kata, Aprian Hilwan Pradana, salah seorang mahasiswa asal Sumbawa, Kamis (16/5/2019).

Menurutnya, nyaman dan amannya para pemudik tidak lepas dari sarana dan prasarana yang digunakan.

"Yang kita inginkan hanya satu sampai dengan selamat dan berkumpul dengan keluarga. Jadi perhatikan moda transportasinya," akuinya.

Lalu Satriawandi, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTB membidangi infrastruktur ini mendorong adanya penyiapan secara menyeluruh bagi peningkatan pelayanan arus mudik lebaran 1440 H.

Baca Juga : Lewat Tol Malang-Pandaan, Jangan Khawatir Kehabisan BBM

"Sejauh ini kita lihat sangat baik. Tapi harus ditingkatkan agar masyarakat merasa lebih nyaman," ujarnya.

Penambahan rambu - rambu lalulintas lanjutnya, penting untuk dilakukan. Terlebih dijalur - jalur yang rawan terjadinya kecelakaan.

"Seperti jalur rawan longsor, tanjakan dan jalur jalan bertebing harus ada rambu - rambunya," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan NTB Lalu Bayu Windia menegaskan, persiapan kelancaran arus mudik tahun 2019 ini dilaksanakan secara menyeluruh. Tidak hanya moda transportasi tetapi juga pengemudinya harus sehat dan bebas narkoba.

"Kita akan berikhtiar maksimal agar para pemudik terlayani dengan baik," paparnya.

Dishub NTB juga mendorong para pengusaha angkutan baik darat, laut dan udara agar jangan hanya mengejar keuntungan tetapi mengedepankan safety.

"Keselamatan para pengguna jasa moda transportasi hal utamanya yang harus kita dahulukan. Jadi mari kita berikan yang terbaik," harapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00