• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Catatan Ramadhan

Kopyor Roti, Menu Berbuka Favorit Warga Banyuwangi

16 May
09:46 2019
0 Votes (0)

KBRN, Banyuwangi : Banyuwangi merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur, yang memiliki beragam kuliner khas lokalnya, tidak terkecuali kuliner khas yang hanya disajikan saat bulan Ramadhan. Salah satunya adalah kue Kopyor Roti.

Makanan yang terbuat dari roti tawar dipadu bihun dan disiram santan kelapa yang dibungkus daun pisang. Kopyor roti yang memilik rasa manis, sangat cocok disajikan untuk berbuka puasa, sehingga tidak heran Kopyor Roti menjadi menu wajib bagi warga setempat saat berbuka puasa.

Selama bulan Ramadhan kue khas tersebut sangat mudah ditemukan, mulai dari pedagang keliling, hingga beberapa kios penjual takjil yang dipinggir jalan, banyak yang menjual kopyor roti, karena salah satu jajanan takjil yang banyak diburu warga Banyuwangi, dan biasanya dijual mulai siang hingga sore hari menjelang buka puasa.

Inayatun Robaniah (47), salah satu pembuat kopyor roti, mengaku setiap bulan ramdahan selalu menjual takjil khas Ramadhan tesebut, dan pekerjaan itu sudah dilakukan sejak sepuluh tahun terakhir, membuat kopyor roti, yang berbahan dasar roti tawan dan santan kelapa tersebut.

"Awalnya, saya diajarin tetangga pembuat kue ini, kemudian saya coba, dan sampai sekarang tiap Ramadhan saya membuat kue ini," kata
Inayatun, dirumah produksinya yang berada di Kelurahan Singomayan Banyuwangi, Kamis (16/5/2019).

Cara membuat kopyor roti, Ina terlebih dahulu menyiapkan bahan - bahan seperti roti tawar, nangka, santan dan bihun yang sudah matang, kemudian bahan - bahan tersebut dibungkus menggunkan daun pisang, lalu dikukus selama 15 menit.

"Kopyor roti yang matang, dijajakan keliling kampung, ada juga yang dititipkan kepenjual takjil, dan biasanya diambil pukul 14.00, sebelum jam lima sore sudah habis," ungkap Inayatun.

Setiap hari, Ina mampu menjual 250 kopyor roti perhari, dengan menghabiskan santan dari 15 kelapa dan puluhan bungkus roti tawar, karena memang jajanan tradisional merupakan takjil favorit diburu warga, dengan harga Rp 2 ribu per bungkus, rasa kopyor yang khas manis dan gurih santannya terasa sangat pas, dikonsumsi saat berbuka puasa.

Selain kopyor roti, kuliner khas Ramadhan Banyuwangi juga beragam mulai patola, percet pisang, kolak, dan jajanan terseut bisa dibeli wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi, di pedagang takjil yang banyak ditemukan di kota, terutama di Festival Ramadan di kawasan Gesibu, yang merupakan pusat jajanan takjil selama bulan Ramadhan ini.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00