• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Kanji Rumbi, Menu Khas Berbuka Puasa di Aceh

16 May
09:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Lhokseumawe : Kanji rumbi merupakan salah satu dari sekian banyak makanan khas yang ada di Provinsi Aceh dan sangat mudah dijumpai selama bulan suci Ramadan, di wilayah berjuluk tanah rencong.

Makanan yang sekilas hampir mirip sekali dengan bubur ayam itu, memiliki campuran bahan baku dan aroma yang khas dari kanji rumbi, sehingga membuat perbedaan besar dengan bubur ayam. Keacehan yang sangat kental dengan bumbu ala timur tengah yang didominasi oleh rempah rempah, membuat kanji rumbi berbeda dengan bubur yang ada pada umumnya.

Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kota Lhokseumawe Tengku Yusdedi mengatakan, di Aceh kanji rumbi tidak pernah absen pada bulan Ramadan, karena kanji rumbi merupakan hal yang tak terpisahkan sejak dari dulu bahkan sudah menjadi tradisi secara turun temurun khususnya di daerah Aceh.

"Menu tersebut dibagikan secara gratis kepada masyarakat," kata Tengku Yusdedi, Kamism (16/05/2019).

Dia menyebutkan, di setiap masjid atau meunasah (atau surau yang diwajibkan ada disetiap kampung), pada bulan Ramadan selalu menghadirkan kanji kumbi untuk orang yang berbuka puasa sebagai menu andalannya, dan Pada bulan Ramadan, setiap desa atau masjid, pasti akan membentuk panitia yang dikhususkan di bidang penyediaan kanji rumbi, baik di bidang apa dan siapa saja yang ditugaskan untuk memasak kanji khas daerah Aceh ini.

Menurut Yusdedi, untuk biaya penyediaan kanji rumbi di setiap desa, banyak dari masyarakat melakukan patungan di desa tersebut, dengan latar pemahaman ajaran agama islam tentang berbagi dalam bulan Ramadan. "Akan ada saja masyarakat yang menyumbang untuk kegiatan ini dengan maksud beramal di bulan Ramadan," ucapnya.

Kegiatan tersebut juga dilaksanakan atau telah menjadi agenda disetiap bulan ramadhan yaitu di Masjid Islamic Centre, Lhokseumawe. Pihak panitia masjid tersebut setiap hari menyediakan menu kanji rumbi selama bulan Ramadan dan dana itu didapatkan dari sumbangan masyarakat sekitar, mengingat makna saling berbagi ketika bulan suci Ramadan.

Dari segi proses pembuatan, pembuatan kanji rumbi membutuhkan waktu 3 jam dimulai dari pukul 14.30 sampai dengan pukul 17.30. Bahan yang digunakan antara lain beras dengan kualitas yang bagus, udang, ayam yang sudah disawir atau dirobek-robek dan tulang sapi. Sementara bumbunya antara lain adalah bawang merah, bawang putih, jahe, ketumbar serta jintan manis, juga sebagai pelengkap, diberi penyedap bahan rempah-rempah khas Aceh seperti, kapulaga, cengkeh, kayu manis, cengkeh bunga serta serai.

Perpaduan dari berbagai bumbu dan bermacam bahan makanan, membuat kanji rumbi memiliki aroma yang khas dari makanan lainnya, yaitu aroma dari rempah rempah yang digunakan ketika proses pembuatan kanji rumbi itu sendiri. Untuk segi rasa, kanji rumbi sangatlah gurih dan memiliki khasiat yang sangat bagus untuk tubuh.

Setelah kanji rumbi matang, maka akan dibagikan kepada masyarakat secara cuma cuma atau gratis, yang selalu menunggu di halaman Masjid Islamic Centre Lhokseumawe, dan sisanya diperuntukkan untuk masyarakat yang berbuka puasa di Mesjid Islamic Centre.

"Tidak cuma itu, hampir di setiap daerah di Aceh, selalu membagikan hidangan ini secara gratis dan sudah turun-temurun dilakukan atau sudah menjadi tradisi di masyarakat Aceh,” pungkas Yusdedi. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00