• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Ekonomi

Kreasi Sampah Kain Disulap Jadi Pot Tanaman Cantik

15 May
21:00 2019
0 Votes (0)

KBRN, Yogyakarta : Selama ini, handuk yang sudah tidak terpakai karena sudah rusak, hanya dijadikan lap atau kesed bahkan dibuang begitu saja dan menambah tumpukan sampah. Tapi tidak bagi Sudaryono, warga Dusun Karangasem, Sidomulyo, Pengasih Kulon Progo, DIY.

Berkat tangan terampil dan kreatifnya, handuk-handuk bekas, kaos, celana bahkan selimut tidak terpakai itu disulap menjadi pot untuk tanaman. 
"Ini produksi baru, belum lama. tujuan produksi memanfaatkan limbah kain yg selama ini belum termanfaatkan secara maksimal," jelas Dar kepada RRI, di rumahnya, Rabu, (15/5/2019).

Dar menjelaskan, sebenarnya membuat pot dari handuk bekas tidaklah sulit. Hanya dilapisi semen saja. 

"Dibuatnya mudah. Proses pembuatannya itu kain handuk bekas yang sudah tidak terpakai di lapisi semen, trus dibentuk, dikeringkan," lanjut Dar yang sehari-hari beraktivitas sebagai penyuluh lapangan mandiri ini.

Dar juga menyebut pot-pot unik dari handuk bekas itu sejauh ini baru dijual secara online dan teman-teman dekat.

"Baru dijual lewat online dan teman-teman dekat saja. Masih produk baru, jumlahnya juga belum banyak sekali. Harganya 30 ribu rupiah per pot," lanjutnya.

Dar juga berharap masyarakat tertarik menggunakan pot dari handuk bekas tersebut. Baik membeli darinya atau pun membuat sendiri. Selain sebagai upaya daur ulang sampah, pot handuk bekas juga lebih awet dibanding pot tanah.

"Produk ini awet lama. Karena bahan bakunya semen yang didalamnya ada serat kainnya ,tidak mudah pecah. Kemungkinan jika ada benturan cuma patah, tapi tidak lepas. Masih bisa diperbaiki, bisa di lem atau di tembel pakai semen lagi. Beda kalau yang produk pot dari tanah, kan sekali jatuh pecah tidak bisa diperbaiki," pungkas Dar.

Pegiat lingkungan, Saptono Tanjung menyambut baik segala kreasi mendaur ulang sampah.

"Sampah kalau dibiarkan tidak ada nilainya, tetapi kalau diolah dengan benar, selain menjaga alam, juga bisa menghasilkan uang," katanya.

Sementara itu, aktivis lingkungan lainnya, Bangun mengatakan, melalui kemauan memanfaatkan barang yang dianggap tidak berguna, sehingga dapat memiliki manfaat yang luar biasa.

"Itu baru dari bahan limbah kain saja sudah luar biasa. Bisa menumbuhkan sejuta tanaman dan berkontribusi dalam menjaga stabilitas oksigen, sehingga alam menjad hijau asri dan nyaman. Coba sampah daun dibuat kompos, kan gak perlu lagi beli pupuk kimia yang bikin tekstur tanah jadi rusak,” tutupnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00