• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Sigap Polri

Hoaks Marak Usai Pemilu, Kapolda Kalbar Ajak Masyarakat Tak Terpengaruh

15 May
20:50 2019
0 Votes (0)

KBRN, Singkawang : Banyaknya isu pasca pemilu 2019 dan hoaks yang sengaja disebar di sosial media dengan tujuan mengganggu keamanan, membuat kecemasan di kalangan warganet.

Menyikapi hal itu, Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Didi Haryono mengimbau kepada masyarakat Kalbar untuk tidak mudah terpancing isu yang tak jelas.

Ia menilai, warga Kalbar sudah matang dalam berdemokrasi. Kalbar juga penuh keberagaman namun tetap bersatu sehingga tidak mudah dihasut berita bohong. "Masyarakat Kalbar sudah pintar memilah berita yang tersebar di media sosial," ujar Irjen Pol. Didi Haryono dalam keterangannya yang diterima RRI, Rabu (15/5/2019).

“Selaku Kapolda kalbar, mengucapkan terima kasih, sampai saat ini Kalbar aman dan kondusif. Agenda nasional Pilpres dan Pileg sudah kita laksanakan. Semuanya berjalan dengan aman, lancar, tertib dan elegan,” tambah Kapolda.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan makna demokrasi dimana masyarakat melaksanakan Pemilu dengan sukacita, bergembira, seolah tidak ada  perbedaan. Dikatakan, ada tiga agenda besar yang sudah dilaksanakan, yaitu Pilkada serentak kemudian, proses penilaian dalam berkinerja mengelola kerukunan umat beragama, dan yang ketiga Pilpres dan Pileg 2019.

“Provinsi Kalbar mendapat penilaian dengan predikat kinerja yang terbaik ditingkat nasional dalam mengelola kerukunan umat beragama. Ini semua adalah kerja keras kita semua. Inilah kekuatan kita semua untuk menjaga, mengelola situasi kamtibmas yang sampai dengan Pilkada, Pilpres dan Pileg semuanya berjalan aman dan lancar,” ucapnya.

Jenderal bintang dua, kemudian mengajak masyarakat lebih fokus mendukung pembangunan di Kalbar. Semua terus bergulir, baik ditingkat nasional dengan memberikan pembangunan pelabuhan laut internasional di Mempawah, jembatan di Sambas dan Pontianak.

Bahkan, sambungnya, Gubernur mulai sejak menjabat Walikota Pontianak juga sudah membangun dan membuat program-program yang sangat elegan, dengan enam programnya membangun untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Kalbar, yaitu membangun Desa Mandiri.

“Saat ini di Kalbar ada 2.031 Desa, baru satu yang masuk Desa mandiri. ini memerlukan kerjasama kita, memerlukan komitmen kita bersama untuk menambah lagi sebagaimana program Gubernur yang sudah disampaikan diawal-awal beliau dilantik menjadi Gubernur. Ini harus kita dukung, karena itu untuk membantu, untuk mendukung mensejahterakan dan membangun daerah kita,” imbuhnya.

Tentunya, bungkusan atau bingkai aman menjadi suatu pondasi dasar ketika pembangunan dan ketika proses mensejahterakan itu berlangsung.

“Tidak mungkin bisa berjalan dengan lancar, tidak mungkin berjalan dengan tenang, apabila keamanan itu terganggu, apalagi diganggu. Inilah yang memerlukan suatu komitmen kita semua untuk menjaga situasi yang sudah aman ini dengan segala macam agenda nasional, agenda lokal semua dapat berjalan dengan lancar. Saya percaya masyarakat kita semua religius dan mencintai kedamaian,” beber Kapolda.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00