• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

Pembongkaran Kotak Suara di Nias Utara Penuhi Unsur Pelanggaran Pemilu

15 May
20:33 2019
2 Votes (1)

KBRN, Gunungsitoli : Laporan masyarakat terkait pembongkaran kotak suara di Desa Botolakha Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara memenuhi unsur pelanggaran tindak Pidana Pemilu.

Hal itu ditetapkan berdasarkan pembahasan kedua Sentra Gakkumdu Kabupaten Nias Utara dan  rapat pleno No. 010/BA-Pleno/Bawaslu-Provinsi-SU-15/V/2019 tanggal 14 Mei 2019.

Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Utara, Memori Zendrato menyatakan, Rapat Pleno Bawaslu bersama Sentra Gakkumdu, memutuskan bahwa Laporan No.01/LP/PL/Kabupaten Nia Utara /02.33/IV/2019 tanggal 24 April 2019, di teruskan kepada penyidik karena laporan tersebut memenuhi unsur pidana pemilu dan di teruskan kepada KPU Nias Utara karena mengandung pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu.

Keputusan Bawaslu Kabupaten Nias Utara bersama Sentra Gakkumdu di keluarkan Oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Nias Utara (tanggal 14 Mei 2019) dan telah di sampaikan kepada Kepolisian Resort Nias dan KPU Kabupaten Nias Utara.

Sebelum adanya hasil Keputusan Bawaslu, agar masalah pembongkaran Kotak Suara tersebut segera di tindak lanjuti,  masyarakat Dapil 2 yang terdiri dari Kecamatan Sitoluori, Tuhemberua dan Sawo  Kabupaten Nias Utara,  telah melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bawaslu Nias Utara, karena pembongkaran kotak suara tersebut mengakibatkan perolehan suara Kasizaro Zega Caleg Golkar berkurang karena di tambahkan kepada caleg tertentu.

Pimpinan aksi Lestaman Nazara saat di Konfirmasi RRI, Rabu (15/5/2019) sangat berterimakasih kepada Bawaslu dan Sentra Gakkumdu atas tindak lanjut laporan masyarakat dan semoga pihak Penyidik Kepolisian Resort Nias dapat menyelesaikan masalah tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kepada pihak penegak hukum segera menuntaskan masalah pembongkaran kotak suara di Botolakha agar titik terang dan tidak merugikan masyarakat utamanya caleg di Dapil 2 di Kabupaten Nias Utara," harap Lestaman. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00