• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Rektor UAI Imbau Semua Pihak Menahan Diri Jelang Pengumuman Hasil Pemilu

13 May
22:15 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Rektor Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Prof Dr Ir Asep Saefuddin, M.Sc mengharapkan semua pihak dapat menahan diri menjelang pengumuman hasil Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2019 tanggal 22 Mei mendatang. 

Harapan tersebut disampaikan Prof Asep kepada wartawan di sela-sela acara Buka Puasa Bersama Anak Yatim Al Bayyinah Club dan Media di Kampus UAI, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019) petang. 

Menurut Asep, di bulan yang suci ini, pihak-pihak yang merasa dirugikan atas hasil Pilpres, tidak membawa anjuran kebencian, provokasi hoax dan lain sebagainya, apalagi mengerahkan massa dalam jumlah yang besar untuk berunjuk rasa ke jalan. 

Ia menyarankan apabila mereka merasa menemukan kecurangan, sebaiknya dilaporkan kepada badan yang berwenang, yakni Bawaslu, dan apabila kurang puas masih ada saluran yang yang terakhir yaitu Mahkamah Konstitusi (MK).

“Saya berharap, kita semua, para elit politik, dapat menjaga kesucian bulan Ramadhan ini. Jangan dikotori dengan berdemo turun ke jalan yang hanya akan menyusahkan masyarakat banyak. Tetap pada tujuan utama untuk meningkatkan iman dan takwa kita kepada sang Khaliq,” imbau Asep.

Lebih lanjut Rektor UAI meminta kepada para elite politik untuk memberikan pendidikan politik yang baik kepada para pendukungnya, bahwa dalam suatu kontestasi itu selalu ada pihak yang kalah dan menang. Semua pihak harus menghormati proses yang sedang berlangsung di KPU. 

"Pihak yang kalah dalam Pilpres tahun ini seharusnya mengambil sikap sebagai oposisi yang terhormat. Sangat penting bagi mereka untuk membangun citra koalisi yang kuat untuk menghadapi pertarungan-pertarungan politik pada periode berikutnya. Citra sebagai oposisi yang kuat dan bersih sangat penting dipertahankan untuk menciptakan keyakinan yang sama bagi para pemilihnya," pungkas Asep.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00