• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Ganja Siap Edar Diperbatasan RI-PNG Berhasil Diamankan Satgas Yonif 725/Wrg

15 May
12:43 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jayapura : Melalui Sinergitas yang terjalin baik, seorang polisi masyarakat (Polmas) Perbatasan Republik Indonesia-Papua New Guinea (RI-PNG) Kampung Bompay, Distrik Waris, Kabupaten Keerom Papua menyerahkan barang bukti  30 kantong ganja kering siap edar seberat 450 Gram kepada anggota Pos Bompay Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan ( Pamtas) RI-PNG Yonif 725/Woroagi.

Ketika Danpos Bompay Letda Inf Rusdi menerima kunjungan Dansatgas Yonif 725/Woroagi Letkol Inf Hendry Ginting bersama Danyonif Raider 509/BY Letkol Inf Wira M, seorang Polmas bernama Silas Swo yang juga warga Kampung Bompay datang melapor dan menyerahkan barang bukti berupa ganja kering siap edar yang dibungkusnya dengan sebuah kantong plastik berwarna merah.

Mengetahui hal tersebut, Silas Swo langsung diterima dan disambut Dansatgas Letkol Inf Hendry Ginting bersama Danyonif 509 dan Danpos Bompay, dan mengaku bahwa barang bukti tersebut didapatkannya saat melakukan sweeping di Perbatasan RI-PNG. Atas kepercayaan dan sinergitas yang telah terjalin dengan baik, Silas kemudian menyerahkan barang bukti tersebut kepada anggota Pos Bompay.

Atas tindakan yang dilakukannya tersebut, Dansatgas sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Sdr. Silas Swo.

"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas dedikasi Saudara Silas Swo yang telah melakukan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik dan bersama-sama untuk memerangi peredaran Narkoba dan sejenisnya di daerah perbatasan khususnya di wilayah Kab. Keerom, ujar Dansatgas Yonif 725/Wrg Letkol Inf Hendry Ginting kepada RRI, Rabu (15/5/2019).

Hal ini juga membuktikan kata Letkol Hendry dengan adanya pendekatan yang dilakukan anggota Pos Bompay secara persuasif dapat menggerakkan hati masyarakat untuk membantu operasional satgas dan bersama-sama menjaga wilayah perbatasan dari pelintas batas ilegal maupun penyelundupan barang terlarang seperti Narkoba dan sejenisnya ke wilayah NKRI terlebih khususnya di wilayah Papua.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00