• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Pakar Hukum Universitas Jend. Sudirman Berikan Penjelasan Terkait Makar

15 May
11:11 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Pakar Hukum Pidana Universitas Jend. Sudirman, Ibnu Nugroho menilai makar tidak bisa disebut jika hanya sebagai unjuk rasa biasa, namun kalau sifatnya kritik sebagai bentuk pengelolaan negara, administarasi itu bersifat membangun.

"Tapi kalau makar itu, penegak hukum harus hati-hati, tapi harus tegas karena ini berpotensi sekali kenapa pasal itu dipertahankan oleh MK adalah dalam rangka menjaga keutuhan, keamanan Presiden dan Wakil Presiden dan konstitusi arahnya kan kesana, jadi bila tidak mengarahkan kesana ya artinya baik-baik saja," jelasnya kepada Pro3 RRI, Rabu (15/5/2019).

Menurutnya, kalau memang unjuk rasa biasa yang berkaitan dengan kecurangan itu boleh, tapi jangan sampai ini berakibat pada berpotensinya mengganti pemerintahan.

"Jadi ada kekhawatiran rupanya pengunjuk rasa sebagai alat yang berdampak pada penggulingan suatu pemerintahan, konstitusi tapi kalau hanya unjuk rasa titik kaitannya dengan koreksi pemerintahan, koreksi suatu sistem itu membangun," ungkapnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00