• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Kejati DIY Sita Rp16 Milyar dari Tersangka Korupsi Pemberian Fasilitas Kredit

14 May
16:00 2019
0 Votes (0)

KBRN,Jakarta  : Kepala Pusat Penerangan Hukum  Kejaksaan Agung Republik  Indonesia DR. Mukri,  SH, MH menyatakan Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berhasil menyelamatkan kerugian keuangan negara yang dikorupsi sebesar Rp16 Miliar. 

"Penyelamatan kerugian keuangan negara ini dilakukan setelah tersangka inisial “N.K.” melakukan pengembalian kerugian keuangan negara yang dilakukan secara 2 (dua) tahap, yakni tanggal 9 Mei 2019 sebesar Rp5 Miliar dan tanggal 13 Mei 2019 sebesar Rp11 Miliar  Ungkapnya di Gedung Kejaksaan Agung Jl. Sultan Hasanuddin No.1, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan," jelas Mukri.

Dijelaskannya tim jaksa penyidik juga telah melakukan penyitaan dan menitipkannya di rekening tititpan Kejati DIY pada Bank BRI.

Ditambahkan DR Mukri SH MH Adapun perkara yang menjerat tersangka inisial “N.K.” ini terkait dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit pada salah satu bank BUMN untuk pembelian ruko kepada tersangka inisial “M.K.” selaku debitur (dalam berkas terpisah) pada tahun 2014 sebesar Rp16 Miliar. 

"Berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan tim jaksa penyidik, ternyata tersangka “M.K.” tidak mempunyai kemampuan bayar yang cukup dan nilai agunannya juga telah dimark-up. Namun, permohonan kredit tersangka “M.K.” tersebut tetap di proses dan diusulkan untuk disetujui oleh tersangka “M.I.” selaku pimpinan salah satu Bank BUMN di Yogyakarta (dalam berkas terpisah).

Selanjutnya dalam proses pencairan kredit tersangka “M.K.” tidak membayar DP/ uang muka sebesar Rp5 Miliar kepada tersangka “N.K.” sebagaimana disyaratkan dalam pencairan kredit. Namun pada kenyataannya kredit tetap dicairkan. Setelah kredit dicairkan, kemudian tersangka “N.K.” langsung mentransfer uang hasil kredit lebih kurang sebesar Rp.4 Miliar kepada tersangka “M.K.”," Jelasnya.

Saat ini, dalam perkara tersebut tim jaksa penyidik Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta telah merampungkan pemeriksa terhadap 40 orang saksi yang terdiri dari pihak bank, debitur, dan notaris, serta 5 orang ahli.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00