• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Pemilu 2019

BPN Ungkap Kecurangan Pemilu 2019 : Money Politik Hingga Keterlibatan Aparat Pemerintah dan Keamanan

14 May
17:40 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi dan Masyarakat Peduli Pemilu Bersih dan Berintegritas (MPPBB) mengungkap fakta fakta kecurangan pada penyelenggaraan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Cawapres nomer urut 02, Sandiaga Uno menyampaikan kecurangan tersebut terjadi di berbagai daerah yang diantaranya adanya dugaan money politik atau politik uang untuk memenangkan salah satu paslon tertentu.

Sandiaga juga memaparkan adanya dugaan keterlibatan aparatur pemerintah daerah setempat dan keterlibatan petugas keamanan saat penyelenggaraan pemilu di daerah. Terlebih lagi, juga ditemukan dugaan kepala desa yang mengajak warganya memilih salah satu paslon di Pilpres 2019.

"Di Jawa Tengah dan Jawa Timur banyak kasus money politik pemberian amplop yang dikawal aparat pemerintah dan keamanan, kepala desa digerakan memobilisasi memilih salah satu paslon, mencari bukti bukan hal yang mudah, praktek kotor ini benar benar terjadi," ungkap Sandiaga Uno di Hotel Sahid, Jakarta, pada Selasa (14/5/2019).

Sandiaga yang merupakan pasangan Capres Prabowo Subianto ini juga mengeluhkan adanya intimidasi terhadap saksi saksi paslon 02 di berbagai TPS saat pemungutan dan penghitungan suara berlangsung.

"DPT bermasalah belum tuntas, kotak suara kertas yang mudah dijebol, ada 6,5 juta orang tidak mendapat undangan memilih, intimidasi saksi paslon 02 di daerah, upaya sistematis melemahkan suara oposisi, penangkapan aktivis, kriminalisasi ulama," kata Sandiaga.

Koordinator Jubir BPN, Dahnil Simanjuntak meragukan komitmen netralitas aparatur pemerintah dan aparatur keamanan. Dahnil menyebut perlu ada evaluasi terhadap KPU RI dan Bawaslu RI atas kinerjanya sebagai penyelenggara demokrasi dan Pemilu Serentak 2019.

"Ini banyak keterlibatan aparatur negara yang masih di daerah, ada keterlibatan BUMN, Bupati, Gubernur, ada dugaan keterlibatan Polisi, ada komitmen Pimpinan Polisi akan netral, bohong," papar Dahnil.

Adapun turut hadir dalam acara BPN mengungkap fakta fakta kecurangan Pemilu 2019, yaitu Persaudaraan Alumni 212, emak emak, FPI, perwakilan negara sahabat, serta perwakilan koalisi yakni, Partai Gerindra, PAN, PKS, Demokrat dan Partai Berkarya.()

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00