• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kumham

Dua Tersangka Pemberi Suap Romahurmuziy Segera Jalani Persidangan

14 May
16:15 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) limpahkan berkas 2 oramg tersangka dalam kasus suap seleksi jabatan dilingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019 ke penuntutan pengadilan.

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas barang bukti dan 2 tersangka TPK suap terkait dengan Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019, ke penuntutan tahap 2" kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah Selasa (14/5/2019).

Kedua orang tersebut adalah tersangka yang diduga memberi suap dalam kasus ini, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ), serta Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

Febri menyatakan jika sidanh direncanakan akan dilakukan di Jakarta.

"Rencana sidang akan dilakukan di PN.Jakarta Pusat" tambah Febri.

Setidaknya sejauh ini sudah dilakukan pemeriksaan terhadap 70 orang saksi dari unsur,  Menteri Agama RI , Sekretaris Jenderal DPR RI ,  Kepala KASN , Ketua Panitia Seleksi Jabatan Tinggi Kementerian agama, Kepala Kantor Agama RI beberapa daerah , Anggota DPRD Jawa Timur ,  Sekretaris DPW PPP Jawa Timur , Staff Ali Menteri Agama RI , Staff khusus menteri agama RI , Konsultan , dan PNS.

Seperti yang diketahui dalam kasus ini KPK telah menetapkan 3 orang sebagai tersangka yaituanggota DPR periode 2014-2019 dan Ketum PPP Muhammad Romahurmuziy (RMY), diduga sebagai tersangka penerima suap.

Dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ), serta Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS) yang diduga sebagai tersangka pemberi suap.

Dalam kasus ini KPK menduga Romi bersama-sama dengan pihak Kementerian Agama RI menerima suap untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama RI, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kab Gresik dan Kepala Kantor Wilayaj Kemenag Provinsi Jawa Timur.

KPK menduga Romi menerima uang senilai Rp 300 juta dengan rincian dari tersangka Haris sebesari Rp 250 juta dan tersangka Muafaq sebesar Rp 50 juta.
Uang tersebut diduga untuk mempengaruhi dan memproses seleksi jabatan tinggi di Kementerian Agama guna kedua tersangka tersebut mendapatkan jabatan yang diinginkan

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00