• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Internasional

Toko milik Muslim diserang massa di Sri Lanka

12 May
21:24 2019
0 Votes (0)

KBRN,: Polisi di kota berpenduduk mayoritas Kristen di Sri Lanka memberlakukan larangan keluar rumah pada malam hari setelah toko milik Muslim diserang oleh massa yang marah.

Selain toko, yang juga menjadi sasaran kemarahan massa adalah masjid.

"Polisi menerapkan jam malam di Chilaw yang berakhir pada (Senin, 13 Mei) pukul 06.00 pagi. Jam malam ini dimaksudkan untuk mengurangi ketegangan," kata Ruwan Gunasekara, juru bicara polisi kepada kantor berita Reuters, hari Minggu (12/05).

Beberapa laporan lain menyebutkan jam malam berlaku Hingga Senin pagi pukul 04.00.

Diperkirakan jam malam diberlakukan untuk mencegah kekerasan tidak merembet ke daerah-daerah lain.

Kekerasan pecah di Chilaw, kota di Sri Lanka barat laut, menyusul unggahan di Facebook yang ditulis oleh seorang warga Muslim setempat, yang dianggap sebagai ancaman.

Laki-laki yang menulis unggahan tersebut telah ditahan.

Polisi mengatakan warga "salah paham terhadap tulisan di Facebook tersebut".

Seorang warga Muslim setempat kepada Reuters mengatakan karena tulisan di Facebook, massa melempari masjid dan toko dengan batu.

"Situasinya sudah membaik, tapi kami masih khawatir," katanya.

Kantor berita AFP memberitakan tentara mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau massa.

Jumlah populasi di Sri Lanka sekitar 21 juta jiwa, sekitar 10% di antaranya Muslim sedangkan pemeluk Kristen sekitar 7,6%.

Mayoritas penduduk Sri Lanka memeluk Buddha. (BBC)


tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00