• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Daerah

Asita Pertanyakan Tarif Parkir Bandara Ngurah Rai

12 May
16:12 2019
0 Votes (0)

KBRN, Denpasar : Sebelas hari pasca pembelakuan harga baru, banyak pihak mempertanyakan kebijakan tarif parkir di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Salah satu pertanyaan datang dari pegiat kepariwisataan yang tergabung kedalam Asosiasi Biro Perjalanan dan Wisata (Asita).

Ketua Asita Bali, I Ketut Ardana menyebut, implementasi tarif parkir tidak sesuai dengan definisi. Karena jika mengacu kata 'tarif parkir', seharusnya tidak belaku bagi masyarakat yang hanya melakukan drop off penumpang. Namun kenyataannya, selama ini seluruh kendaraan roda empat yang masuk areal bandar udara tanpa terkecuali dikenakan tarif parkir.

"Kami sebenarnya sudah dari sejak dulu memperbincangkan itu dengan teman-teman pelaku. Kalau kita melihat airport-airport yang lain di luar negeri dan juga di Indonesia, contohkan langsung saja di Jakarta lah. Jakarta itu kalau kendaraan hanya drop off penumpang kan mereka tidak harus bayar. Tetapi kalau masuk parkir ya harus bayarlah, yang begitu sebenarnya yang kita inginkan," katanya kepada RRI di Denpasar, Minggu (12/5/2019).

"Jujur kembali saya sampaikan dari dulu juga banyak sudah teman-teman yang mengeluhkan soal itu. Kenapa kok kita drop off saja harus membayar? Karena itu kan public area. Apalagi sekarang sudah dibangun gedung parkir yang cukup besar, sebaiknya yang masuk parkir baru bayar. Meskipun sedikit lebih mahal, sebenarnya tidak menjadi masalah," imbuhnya.

General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Haruman Sulaksono ditempat terpisah menyambut baik masukan masyarakat. Pihaknya berjanji akan mengkaji kembali kebijakan tarif parkir khususnya bagi kendaraan roda empat.

"Tentunya semua kebijakan akan kami tinjau. Jadi kami ketika menetapkan sebuah kebijakan tidak serta merta kemudian mau menang sendiri. Tetapi ketika itu nanti ada permasalahan di lapangan, kami akan tinjau kembali dan akan rumuskan apa yang terbaik bagi pengguna jasa," tukasnya.

Namun ia belum berani memastikan, akan dilakukan penghapusan pengenaan tarif parkir bagi masyarakat yang hanya drop off, baik di terminal keberangkatan internasional, maupun terminal keberangkatan domestik.

Sebelumnya, PT. Angkasa Pura I (Persero) melakukan penyesuaian tarif parkir di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai per 1 Mei 2019. Terjadi kenaikan sebesar Rp1.000 tarif parkir kendaraan roda empat (mobil) untuk satu jam pertama. Perubahan dari semula Rp4.000 menjadi Rp5.000 di area parkir terbuka, dan Rp5.000 menjadi Rp6.000 untuk di gedung parkir bertingkat (MLCP). Sedangkan tarif progresif tidak mengalami penyesuaian, yaitu sebesar Rp3.000 untuk dua jam pertama.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00