• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Feature

Menteri BUMN Inginkan BJBS Beroperasi pada Mudik Lebaran 2020

11 May
20:36 2019
0 Votes (0)

KBRN, Purbalingga : Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menginginkan Bandara Jenderal Besar Soedirman (BJBS) rampung dan beroperasi pada musim mudik 2020. Hal tersebut disampaikan Rini saat meninjau dan mengunjungi pengecekan soil di calon BJBS, Sabtu (11/5/2019) Wirasaba, Bukateja Kabupaten Purbalingga.

Rini mengatakan hal itu saat Dirut Angkasa Pura II (AP II) Muhammad Awaludin memaparkan progres BJBS dan target selesainya Bandara tersebut. 

Rini berharap proses pembangunan BJBS dikebut sehingga BJBS bisa beroperasi satu tahun mendatang. Dia menggambarkan Bandara Kulonprogo yang selesai cepat dan proses yang lancar.

"Pak Dirut saya mohon proses dipercepat sehingga lebaran tahun depan pesawatnya sudah bisa untuk mudik dari dan ke Purbalingga," kata Rini.

Rini mengaku percepatan proses juga seiring dengan perintah Presiden yang menginginkan Bandara (Wirasaba, dulu) sebagai akses penting di wilayah Jawa bagian selatan.

Presiden, menurut Rini, melihat BJBS akan memudahkan akses para pengusaha atau investor yang akan menanamkan modalnya di Purbalingga dan Kabupaten di sekitarnya.

"Presiden ingin Bandara Wirasaba dipercepat prosesnya sehingga akses di Jawa bagian selatan mudah dan dunia usaha bisa lebih hidup," imbuh Rini.

Hal senada disampaikan Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi saat melakukan sambutan di sebuah Pondok Pesantren di Desa Toyareja Purbalingga yang juga dihadiri Menteri Rini seusai meninjau BJBS.

Menurut Bupati, ketika Bandara selesai, multiplier effect akan didapat beberapa Kabupaten di sekitarnya.

Di depan Bupati Cilacap, Banyumas dan Kebumen, Bupati Purbalingga meyakinkan BJBS akan memajukan Kabupaten-Kabupaten itu.

"Saya yakin Purbalingga, Banyumas, Kebumen dan Cilacap akan lebih maju ketika Bandara ini sudah mulai beroperasi," pungkasnya.,(spj)

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00