• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Info Publik

Wujudkan Sekolah Berwawasan Lingkungan Melalui Lomba Adiwiyata

11 May
03:24 2019
0 Votes (0)

KBRN, Singaraja : Tahun 2019 ini, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng tidak berorientasi pada aspek kuantitas dalam melaksanakan penilaian Adiwiyata, akan tetapi sudah mengarah kepada pencapaian kualitas sasaran.

Penegasan Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Ir Nyoman Suarjana yang menggaris bawahi soal pentingnya pencapaian kualitas dalam menghadapi Lomba Adiwiyata di tahun 2019, mengemuka dalam rapat khusus menghadirkan Tim Adiwiyata Kabupaten Buleleng, Jumat (10/5/2019) pagi di ruang rapat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng.

Kata Suarajana, untuk tercapainya maksud tersebut, tim yang akan diturunkan ke lapangan dan sekolah yang disasar harus mampu tujuan program adiwiyata yang pada prinsipnya mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata kelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Memang kalau ukuran kualitas secara fungsi sebenarnya ada 3 komponen disana. Yang pertama bagaimana kita harus mampu memotiovasi sekolah yang diajukan, mampu mengedukasi kemudian sebagai generator atau penggerak. Terhadap kebijakan kurikulum, sarana pendukung dan lain sebagainya. Bukan bukti fisik yang kita perlukan tetapi manfaat yang bisa diberikan kepada warga sekolah,” ucapnya.

Tak sebatas mendengar paparan dari pimpinan rapat, Tim Adiwiyata juga diberi peluang untuk menyempurnakan tugas-tugas di lapangan, termasuk metode penggalian informasi terkait upaya sekolah dalam mendukung program Adiwiyata.

Utusan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga yang kini masih aktif sebagai pengawas memandang perlunya sinkronisasi antar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu sendiri dengan Disdikpora yang menaungi sekolah yang akan didatangi tim dimaksud.

Itu penting mengingat masih ada sekolah yang apatis bahkan menolak ditunjukanya sebagai sekolah adiwiyata dan masalah tersebut tidal ada tindak lanjutnya. Oleh karena itu utusan Unipas Singaraja memandang pentingnya koordinasi bahkan surat yang menguatkan tim adiwiyata melaksanakan tugasnya di lapangan.

Mengawali kerja tim, akan menyasar SD Negeri 3 Busungbiu pada Senin (13/5/2019), kemudian pada Kamis (16/5/2019) menuju SMPN 3 Kubutambahan dan keesokan harinya tanggal 17 Mei menuju SMPN 6 Singaraja. Setelah mengalami jeda selama 2 hari, maka tim melanjutkan penilaian di SDN 4 Gobleg pada Senin (20/5/2019).

Setelah itu pada 21 Mei penilaian dan pembinaan diarahkan ke SMAN  Banjar. Pada 22 Mei menuju SDN 3 Kayuputih dan dihari yang sama pada siang hari pukul tim menuju SMPN 2 Banjar. Pada Kamis (23/5/2019) tim kembali menyasar dua tempat yakni SDN 1 Banyuning pada pukul 09.00 hingga pukul 11.00 wita dan berikutnya pukul 11.30 wita menuju SMPN 7 Singaraja. Memasuki Jumat 24 Mei, tim melaksanakan pembinaan di SDN 1 Jinengdalem dan pada 27 Mei tim mengakhiri misinya di SMPN 1 Kubutambahan.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00