• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Kalbar Jadi Modern Broadband Island, Kapolda: Ini Terobosan Baru

10 May
20:08 2019
0 Votes (0)

KBRN, Pontianak : PT Telkom Indonesia menjadikan Kalimantan sebagai Modern Broadband Island. Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol. Didi Haryono menyambut baik langkah yang dilakukan PT Telkom Indonesia itu.

“Ini adalah terobosan baru. Tentu membantu masyarakat di pedalaman dalam meningkatkan usaha mereka di bidang UMKM,” kata Irjen Pol. Didi Haryono dalam keterangannya yang diterima RRI, Jumat (10/5/2019).

Kapolda menyampaikan, dengan dijadikannya Kalimantan sebagai Modern Broadband Island dapat membuka akses telekomunikasi di seluruh wilayah Kalbar. Ia mengharapkan, masyarakat dapat menggunakan jaringan informasi itu tepat guna. 

“Jangan sampai disalahgunakan. Karena kan itu membuka akses keterisolasian wilayah dari kota sampai ke pelosok. Otomatis, akses juga terbuka,” ujarnya.

Senada dengan Kapolda, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan hadirnya Modern Broadband Island di Kalbar bisa memperkuat jaringan internet dan telekomunikasi.

"Selain itu juga bisa membantu Pemerintah Provinsi dalam tata kelolah pemerintahan yang lebih cepat, dan transparan serta lebih murah sehingga adanya efisiensi dalam anggaran,” kata Sutarmidji. 

“Untuk peningkatan SDM juga bisa kita lakukan melalui media internet, saya sangat menyambut ini. Apalagi ada wacana untuk pemindahan ibu kota negara di Kalimantan sehingga infrastruktur telekomunikasi di pulau Kalimantan sudah siap semuanya,” sambungnya.

Sutarmidji menuturkan, Kalbar memiliki 2.031 desa namun yang sudah memiliki jaringan internet sekira 30 persennya. Dengan hadirnya Modern Broadband, Sutarmidji yakin bisa mempercepat pemerataan jaringan internet di seluruh Kalbar.

Ia meminta namun PT Telkom Indonesia memperluas jaringannya dengan membangun BTS di wilayah blankspot. Hal ini untuk memback up kebutuhan telekomunikasi masyarakat di kawasan dipinggiran.

Sementara itu, Direktur Network and IT Solution PT. Telkom Indonesia Zulhelfi Abidin menjelaskan dengan infrastruktur fiber optic tersebut masyarakat dapat menikmati akses internet dengan kecepatan bandwidth hingga 100 Mbps.

Dikatakan, proses pembangunan fiberisasi pelanggan untuk menggantikan kabel copper ke fiber menggunakan teknologi Fiber To The Home. Telkom di Kalimantan, tambahnya, telah memasang lebih dari 23.114 kilometer kabel akses berupa kabel Feeder dan Distribusi ke pelanggan Indihome dan menyediakan 680 ribu port untuk pelanggan.

"Seluruh wilayah di Pulau Kalimantan saat ini telah dilayani dengan kabel fiber optic, meliputi Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimatan Utara, meliputi 56 kabupaten dan kota sudah terjangkau optik," bebernya.

Zulhelfi melanjutkan, Telkom juga telah memasang 8.977 kilometer kabel darat dan 6.314 kilometer kabel laut. Tahun 2018 sampai 2019 di Kalimantan, imbuhnya, Telkom juga telah menyelesaikan pembangunan FO IKK  di lokasi terluar dan perbatasan.

"Seperti di Kabupaten Malinau, Kabupaten Tanah Tidung, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Tanah Bumbu, Kabupaten Kapuas Hulu dan Kabupaten Mahakam Hulu,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00