• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Politik

Tak Lolos Ke DPR, Eva Kusuma akan Tetap Produktif Untuk Bangsa

9 May
08:20 2019
2 Votes (5)

KBRN, Jakarta: Pertarungan antar caleg di PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) di Pileg 2019 sangat ketat. Beberapa politikus senior partai itu terlempar, tidak lolos melenggang ke senayan.

Salah satu politikus PDIP senior yang tidak lolos Pileg 2019 yaitu Eva Kusuma Sundari yang maju dari daerah pemilihan Jawa Timur VI yang meliputi Kabupaten Tulungagung, Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, dan Kabupaten Blitar.

Dihubungi Radio Republik Indonesia, Kamis (9/5/2019), perempuan kelahiran Nganjuk, 8 Oktober 1965 ini mengungkapkan bahwa dapilnya memang diisi kader-kader yang potensial. Salah satunya, Guruh Soekarnoputra, yang merupakan putera bungsu Bung Karno.

"Banyak pilihan untuk tetap meneruskan perjuangan sebagaimana yang diperjuangkan partai (PDI P-red)," ujarnya.

Bagi Eva, meneruskan perjuangan partai tak hanya lewat DPR, dirinya yakin masih banyak jalan dalam upaya memperjuangkan hak-hak masyarakat kecil, khususnya di Dapil Jatim VI umumnya masyarakat Indonesia.

Apalagi, sambung dia, hingga sekarang dirinya masih tercatat sebagai sekretaris Badan Pendidikan dan Latihan Pusat DPP PDI Perjuangan.

Badiklatpus, kata ibu dari Maria Fatima Kusuma Dias dan Danny Surya Utama Dias ini, berperan sebagai lembaga yang menyiapkan kader-kader PDI P yang akan maju di Pilkada baik kabupaten/kota maupun provinsi.

"Setelah usai mengemban tugas sebagai Anggota DPR pada Oktober nanti, saya menunggu penugasan lain dari partai dan akan menjalani sejumlah kegiatan diluar partai seperti ikut kaukus-kaukus internasional," terangnya.

"Melanjutkan tugas di kaukus-kaukus, Konsultan di Asia Foundation, UNDP, dan Partnership Indonesia," tambahnya.

Disamping itu, sosok politikus perempuan yang sering bersuara lugas dan tak jarang usulannya menjadi jalan keluar dalam rapat-rapat yang kerap bersitegang dalam dua arus yang saling berhadapan ini mengakui akan meluangkan banyak waktu untuk bercengkrama dengan keluarga.

Dilihat dari rekam jejaknya, Eva memulai karier sebagai seorang dosen dan peneliti ekonomi di Universitas Airlangga. Dia juga pernah menjadi konsultan di Asia Foundation (2003-2005).


Pada 2004, Eva bergabung menjadi kader PDIP dan mencalonkan diri menjadi calon legislatif pada Pemilu Legislatif 2004 dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2004-2009.

Diluar partai, saat ini Eva aktif di sejumlah kegiatan seperti Anggota pengawas ICA (International Cooperative Alliances)/gerakan koperasi global, SC - di IPPFORB (international panel of parliamentarians for freedom of religions n Beliefs), Anggota APHR (asean parliamentarians for Human Rights), Partnership Indonesia dan Ketua Kaukus Pancasila.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00