• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Cabor

Dispora NTT Evaluasi Perkembangan Latihan dan Prestasi Atlet PPLP 2019

8 May
15:54 2019
1 Votes (5)

KBRN, Kupang : Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Bidang Pembudayaan Olahraga, terus melaksanakan evaluasi terhadap proses pembinaan para atlet di Sentra Keolahragaan PPLP 2019, dari empat cabang olahraga yakni, Atletik, Tinju, Pencak Silat, dan Tae Kwondo.

Pantauan RRI, evaluasi pertama telah terlaksana pada 19 Februari 2019. Pada 07 Mei 2019, Dispora NTT melalui pengelola kembali melakukan eveluasi tahap kedua, menghadirkan pelatih, pengelola dan tim teknis.

Dalam evaluasi tersebut, semua pelatih cabang olahraga yakni, Atletik, Tinju, Pencak Silat, dan Tae Kwondo memaparkan hasil perkembangan atlet binaannya, termasuk pola makan, disiplin pendidikan atlet, serta progress latihan, serta harapan dan kendala-kendala yang masih perlu perbaikan pada bulan-bulan selanjutnya.

Usai Rapat Evaluasi, Ketua PPLP NTT Hermensen Ballo menuturkan bahwa, salah satu harapan dan dorongan yang terus dilakukan pengelola sentra keolahragaan PPLP 2019 adalah, mencatat progress pembinaan atlet yang diproyeksi bisa lolos dan dapat berprestasi pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Nasional atau POPNAS 2020 di Papua.

“Rapat evaluasi ini kita tidak mencari siapa benar-siapa salah, akan tetapi meluruskan yang sudah baik menjadi lebih baik. Trimakasih juga kepada cabor atletik yang kemarin mengikuti Tryout di Bangkabelitung, dia berhasil dapat satu medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu," ungkap Ketua PPLP NTT Hermensen Ballo di Kupang, Selasa (07/05/2019).

"Memang hasil yang dicapai tidak sama seperti tahun lalu, tetapi ini sudah sungguh luar biasa. Disaat persiapan kita hanya dua bulan saja, tapi hasilnya sudah luar biasa. Dan target kita adalah di Popnas nanti. Sehingga saya telah menyampaikan kepada mereka strategi-strategi latihan perlu ditingkatkan, sehingga prestasi kita di empat cabang olahraga ini semakin lebih baik lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Doktor Johni Lumba selalu Ketua Tim Teknis mengharapkan, semua pelatih harus membiasakan diri melatih dan melihat perkembangan atletnya dan aitem-aitem latihan yang didesain secara baik.

Misalnya kekuatan, kelincahan, kelenturan, harus benar-benar menjadi perhatian, agar ketika atlet tampil dilapangan atau ring, akan benar-benar menunjukan kemampuannya secara sempurna.

Anggota Tim Teknis lainnya, Doktor Olahraga Lukas Boleng juga mengharapkan, agar semua pelatih dan pengelola selalu memperhatikan gizi dan psikoligi atletnya, sehingga mereka benar-benar dalam kondisi sehat dan bisa siap bertanding atau berlomba kapan saja.

Rapat tersebut dihadiri pelatih, pelatih atletik Tati Setyawati, pelatih Pencaksilat M. Syahril, pelatih tinju Yanto Fallo. Dan pelatih tae kwondo, Edi Blegur. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00