• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Membangun Budaya Pengendara Taat Hukum dengan Tehnologi Canggih Sistem E-TLE

5 May
11:50 2019
1 Votes (2)

KBRN,Jakarta : Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya (PMJ) belum lama ini menambah lagi CCTV tehnologi canggih dengan sistem chek point & speed radar di Jalan Sudirman -Thamrin, Jakarta Pusat.

Tehnologi canggih dengan sistem chek point merupakan kamera  otomatis mendeteksi jenis pelanggaran ganjil genap, tidak menggunakan sabuk keselamatan, dan penggunaan handphone, serta terkoneksi dengan database kendaraan.

Speed radar, merupakan sensor yang dikoneksikan dengan kamera check point untuk mendeteksi kecepatan kendaraan yang melintas secara seketika (real time), sehingga secara otomatis akan memberikan sinyal capture bagi kendaraan yang melebihi batas kecepatan.

Kedua perangkat tersebut untuk memperkuat kamera CCTV dengan tehnologi ANPR (Automatic number plate  recognition) yang sudah terpasang sebelumnya.

ANPR merupakan kamera yang secara otomatis dapat mendeteksi jenis pelanggaran marka dan rambu lalu lintas, serta mendeteksi plat nomor kendaraan untuk kemudian disinkronkan dengan database kendaraan.

Tiga perangkat tilang elektronik menggunakan Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) adalah sistem yang memotret pelanggaran di jalan raya melalui kamera CCTV di sepanjang Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal ini, Pengamat Transportasi, Budiyanto, di Jakarta, Minggu (5/5/2019) mengatakan program tersebut merupakan komitmen Ditlantas PMJ untuk memperkuat sistem penegakan hukum.

”Dukungan tehnologi canggih ini diharapkan hasilnya lebih efektif, baik dari aspek kuantitatif maupun kualitatif”, kata Budiyanto.

Data Polda Metro Jaya menyebutkan, sejak sistem E-TLE diberlakukan tanggal 25 November 2018 hingga Februari 2019 terjadi penurunan angka pelanggaran 44,2 persen.

Menurur Budiyanto, peningkatan sistem perangkat E-TLE di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, diharapkan dapat terbangun mind set (pola pikir) dan culture set (budaya) masyarakat pengguna jalan yang taat hukum.

”Dari aspek kuantitatif hasilnya akan lebih banyak dan lebih valid sehingga terverifikasi dengan baik”, kata mantan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

Ditlantas Polda Metro Jaya, kedepan akan menambah lagi CCTV untuk dipasang pada lokasi-lokasi strategis yang rawan pelanggaran. 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00