• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Teknologi

Desa Rejomulya di Lamsel Jadi Kampung Teknologi Perikanan Pertama di Sumatera

4 May
20:17 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bandar Lampung : Desa Rejomulya di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, menjadi Kampung Teknologi Perikanan yang kedua di Indonesia, atau yang pertama di Sumatera.

Plt. Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Lampung, Toga Mahaji dalam sambutannya saat peresmian Kampung Teknologi Perikanan di Desa Rejomulya, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, Sabtu (4/5/2019) mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi peresmian Kampung Teknologi Perikanan yang penerapan teknologi smart autofeeder yang digagas pihak eFishery selaku startup yang bergerak di bidang pengembangan pemanfaatan teknologi sektor perikanan.

Menurutnya, penerapan teknologi di sektor perikanan akan meningkatkan produktifitas dan mempercepat masa panen sehingga potensi perikanan budidaya khususnya budidaya ikan patin di Desa Rejomulyo akan tergarap dengan maksimal.

Dikatakan Toga, selain di Kabupaten Lampung Selatan budidaya ikan air tawar juga dikembangkan di Metro dan Lampung Tengah.

"Saya berharap kerjasama ini bisa dilakukan di kabupaten lain sehingga dengan penerapan teknologi di sektor perikanan dapat memancing ketertarikan generasi muda berkecimpung di sektor perikanan," ujar Toga Mahaji.

Sementara Co-founder dan CEO eFishery, Gibran Huzaifah, mengatakan, sejak didirikan pada tahun 2013, eFishery fokus mengembangkan teknologi Internet of Things (IoT) yang bertujuan membantu para petani ikan dan udang dalam proses pemberian pakan secara cerdas dan otomatis (smart autofeeder).

Ditambahkan, dalam perjalanannya, eFishery berkembang tidak hanya dalam kegiatan bisnis berupa pengembangan dan penjualan smart autofeeder, namun berupaya menyediakan ekosistem terpadu dimana segala kebutuhan mitra petani ikan dan udang dapat terpenuhi dengan lebih mudah dan tepat guna.

Dikatakannya, setelah peresmian Kampung Perikanan Digital di Desa Losarang (Indramayu) pada penghujung tahun 2018 silam, kini memasuki bulan Ramadhan tahun 2019, eFishery mengadakan Kampung Teknologi Perikanan di Desa Rejomulyo (Lampung Selatan) yang berfokus tidak hanya pada pemanfaatan autofeeder eFishery namun juga termasuk penyediaan akses permodalan dengan menggandeng rekan peer-to-peer (P2P) lending, iGrow, para petani pembudidaya ikan air tawar di Kecamatan Palas mendapat kesempatan untuk menerima pendanaan, dimana dalam skema ini eFishery bertindak sebagai partner operasional di lapangan selama pelaksanaan kerjasama berlangsung, dan tidak hanya metode pendanaan yang ramah bagi kemampuan para mitra petani, eFishery juga berkomitmen untuk menyediakan akses perbantuan teknis setiap saat mitra petani membutuhkan bantuan terkait penggunaan teknologi smart autofeeder di area budidaya masing-masing.

"Jumlah mitra petani yang turut ambil bagian dalam skema kerjasama dengan iGrow ini ditargetkan berjumlah 100 petani, dengan total produksi tahunan mencapai 400.000 kg. Adapun komitmen penyediaan modal kerja dari iGrow dan eFishery dalam skema pendanaan mitra petani Kampung Teknologi Perikanan Lampung Selatan ini diharapkan bisa mencapai Rp 2,5 miliar yang akan dibagi ke dalam beberapa tahapan," jelas Gibran Huzaifah.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00