• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Kuliner Nusantara

Uji Kreatifitas Masyarakat, Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi Gelar Lomba Masak Serba Ikan

29 April
22:33 2019
0 Votes (0)

KBRN, Bukittinggi : Dinas Pertanian dan Pangan bersama Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan), dan TP-PKK Bukittinggi, Senin (29/4/2019), menggelar lomba memasak serba ikan dan jingle yang berlokasi di halaman Kantor Badan Keuangan Bukittinggi, dengan mengusung tema melalui lomba masak ikan kita ciptakan masyarakat sehat, cerdas dan berkualitas.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Bukittinggi, Syahrizal, mengatakan, lomba memasak serba ikan dan jingle  bertujuan meningkatkan kreatifitas masyarakat, memperkenalkan keanekaragaman makanan serba ikan, memberikan makanan serba ikan olahan dan menghimbau anak sekolah untuk meningkatkan gizi lewat makan ikan serta memberikan kesempatan bagi peserta untuk menampilkan kreatifitasnya mengolah bahan serba ika.

“Lomba itu sediri memiliki sasaran terciptanya keanekaragaman makanan serba ikan yang  sehat dan halal, tersosialisasinya menu beragam bergizi, seimbang, aman dan halal kepada masyarakat, tumbuhnya minat mengkomsumsi ikan, terciptanya budaya makan ikan bagi masyarakat serta tumbuhnya kuliner berbasis ikan di masyarakat,” terangnya.

Sesuai rencana sambung Syahrizal, lomba memasak serba ika diikuti 27 peserta, terdiri dari utusan ibu-ibu PKK dari 24 Kelurahan ditambah tiga Kecamatan. Sedangkan lomba Jingle Forikan, telah ada tujuh sekolah yang menyatakan keikutsertaan nya.

Tim juri berasal dari ahli gizi Dinas Kesehatan, juri Tata boga dari SMK 2, juri Cita rasa dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi  Sumatera Barat. Sedangkan untuk Jingle juri berasal dari ISI Padang Panjang dan pelaku seni di Bukittinggi. Bagi pemenang pertama mendapatkan hadiah Rp. 1 juta, juara dua Rp. 800 ribu, juara tiga Rp. 600 ribu, harapan satu Rp. 400 ribu, harapan dua Rp. 300 ribu dan harapan tiga Rp. 200 ribu ditambah Tropi penghargaan.

Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Yesi Endriani, menjelaskan, kehadiran kita hari ini karena kita sadar dan tahu bahwa sangat menyiapkan generasi penerus bangsa menjadi generasi yang sehat, cerdas dan bisa bersaing. Karena itulah kegiatan ini dilaksanakan tiap tahun.

“Lomba ini menampilkan aneka olahan menu keluarga, menu kudapan dan menu Balita berbahan ikan yang lezat dab bergizi tinggi. Dengan lomba masak ikan diharapkan mampu menggugah masyarakat untuk lebih menyukai aneka olahan ikan kaena gizinya yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak dan kecerdasan otak anak-anak,” ulasnya.

Menurut Yesi Endriani, tantangan terbesar kita adalah, mencegah stunting di Indonesia. Perlu dimulai dari remaja putri sehingga nantinya setelah menikah akan melahirkan anak yang sehat pula.

“Kecendrungan kaum milenial lebih mengkonsumsi makanan cepat saji, tanpa sadar itu makanan sampah, karena kandungn gizinya tidak ada. Sehingga terancam stunting. Karena itu perlu support bersama, bagaimana mengajaak dan membina masyarakat kita, dari bayi dalam kandungan sampai lansia untuk mengkonsumsi ikan. Di dalam ikan ada gizi yang luar biasa. Banyak keajaiban yang ada di dalam ikan. Ditambah lagi, ikan itu murah dan mudah didapat,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Bukittinggi, Irwandi, menuturkan, walaupun sektor perikanan tergolong kecil di Bukittinggi, karena kita tidak punya laut maupun tambak ikan, tapi tidak menjadi alasan bagi kita tidak mengkonsumsi ikan di Bukittinggi.

Karena itu Irwandi berharap sosialisasi makan ikan dapat lebih ditingkatkan, kalau perlu pilihkan satu sehari hanya makan ikan. Sehingga Bukittinggi bisa menjadi pioner dalam meningkatkan konsumsi ikan, dari diversifikasi rasa dan diversifikasi produk olahan dari ikan. Bisa pula membuka peluang usaha kuliner bagi yang berjiwa wirausaha.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00