• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Insiden Timika Papua, Kapendam XVII Ingatkan seluruh Personil Tetap Wapada

25 April
21:29 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta: Kepala Penerangan Daerah Militer XVII Cenderawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi mengatakan, pacsa pemilu di Papua bersama 170 daerah lainnya dipastikan berjalan lancar, walau sempat terjadi insiden penembakan oleh terduga pemimpin KKB terhadap dua Anggota TNI.

"Kedua anggota TNI yang mengalami luka serius dan dievakuasi ke Timika akibat ditembak oleh KKSB di Bandara Nduga, Papua, saat ini berada di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika Papua," ucap Muhammad Aidi saat dihubungi Pro 3 RRI pada, Kamis (25/4/2019).

“Kita tidak boleh menyerah dengan keadaan seperti itu, ini kan hanya segerombolan (penyerang) saja. Kita akan terus tetap waspada,” paparnya

Dia mengatakan, pengamanan di Keneyam telah ditingkatkan. Sebelumnya, pengamanan distrik yang seperti perkampungan di kabupaten Nduga itu hanya diawasi Koramil dan Pos Polisi, tidak ada Polres dan Kodim. “Makanya kita perkuat,” tuturnya..

Untuk memastikan situasi keamanan, Panglima Daerah Militer XVII/Cenderawasih Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit dan Kapolda Papua Inspektur Jenderal Polisi Boy Rafli Amar meninjau langsung situasi di sana.

Kendati demikian dia mengaku situasi sempat kurang kondusif pasca tembakan dan serangan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang membabi buta di sekitar Bandara Keneyam. Masyarakat pun sempat harus mengungsi ke komando rayon militer (Koramil) terdekat yang letaknya beberapa ratus meter dari tempat kejadian.

Dandim 1710 Mimika Letkol Infanteri Pio L Nainggolan yang dimintai konfirmasi mengatakan telah mendapat laporan terkait peristiwa itu namun belum bisa memastikan kondisi korban.

Muhammad Aidi juga mengatakan telah mendapat laporan terkait peristiwa itu namun belum bisa memastikan kondisi korban.

“Iya saya belum tahu pasti kondisi korban, mudah-mudahan kondisinya stabil,” paparnya.

Dua anggota TNI yang terluka akibat baku tembak itu adalah Prada Muhammad H Zahman anggota Yonif Raider 321 Kostrad dan Serda Dedy Kesyowo anggota Detasemen Penerbad.

“Kedua korban saat ini tengah menjalani perawatan khusus di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika Papua,” pungkasnya.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00