• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Lingkungan Hidup

Hari Bumi: Kisah Bupati yang Menyelam Mengambil Sampah di Laut

24 April
20:35 2019
1 Votes (5)

KBRN, Jakarta : Kisah berawal dari banyaknya sampah beberapa tahun silam di pantai sisi selatan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu di Jakarta Utara. Oleh masyarakat, tumpukan sampah itu dijadikan daratan untuk digunakan berbagai keperluan. 

Namun oleh Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad, praktek mereklamasi pulau dari sampah itu dihentikan. Saat itu, sekitar bulan Agustus 2018, petugas pesisir Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu dan PPSU Kelurahan Pulau Panggang menjaring 9 ton sampah di pantai Pulau Panggang.

"Kami sudah menghentikan reklamasi sampah yang di Pulau Panggang," ujar Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad di Pulau Pramuka, Rabu (24/4/2019).

Cerita hilangnya daratan dari sampah sampah terungkap saat puluhan wartawan yang tergabung dalam Komunitas Jurnalis Diving Jakarta melakukan aksi gerakan bersih pantai dan laut di perairan Kelurahan Pulau Panggang pada Rabu, 24 April 2019.

"Jadi tahun 2018 kita sudah melakukan kegiatan yang sama dengan Pak Bupati menyelam dan mengambil sampah di pulau Panggang.  Disana waktu itu ada reklamasi dari sampah sampah yang dilakukan masyarakat," ujar Staf pada Ditjen Pengelolaan Ruang Laut, Direktorat Pendayagunaan Pulau - Pulau Kecil, KKP, Simon Boyke Sinaga.

"Saat itu Pak Bupati langsung turun ke lapangan mengambil sampah dan menutup lokasi tersebut sehingga waktu kemarin saya kesana pulau reklamasi dari sampah itu sudah tidak ada lagi. Kami sangat berterima kasih kepada bapak Bupati yang sudah mengambil tindakan yang konkret melestarikan lingkungan  dengan menutup lokasi itu," tambah Simon yang juga sebagai Ketua Panitia Diver Peduli Laut. 

Tahun ini, mengambil momentum peringatan Hari Bumi, Komunitas Jurnalis Diving Jakarta kembali melakukan gerakan bersih  pantai dan laut diperairan Kelurahan Pulau Panggang.

Kegiatan yang dipimpin oleh Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad diikuti 70 orang dari komunitas jurnalis diving Jakarta, tim Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan serta Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu.

"Tadi dari hasil kita menyelam, mendapat sampah dibawah air terutama sampah plastik. Sekitar 60 persen sampah laut adalah sampah plastik sehingga dengan kegiatan ini kita ingin memberikan edukasi kepada semua pihak akan pentingnya menjaga lingkungan," ujar Husein Murad yang baru menjabat Bupati Kepulauan Seribu sejak 5 Juli 2918 itu.

Mantan Walikota Jakarta Utara ini mengibaratkan Kepulauan Seribu sebagai 'rumah'. Menurutnya jika rumah kita ini semakin banyak yang peduli, banyak yang nyapu dan merawat bahkan banyak yang menanami kembang maka rumah itu semakin cantik.

"Nah Kepulauan Seribu itu berada pada posisi seperti itu. Bahwa ditemukan sampah iya, saya pikir di belahan dunia manapun kita akan menemukan sampah. Tapi karena sudah banyak yang peduli, maka Kepulauan Seribu sudah semakin cantik," katanya.

Bupati Husen Murad berharap, melalui kegiatan ini, mampu menyadarkan kita semua, termasuk seluruh masyarakat betapa pentingnya memelihara kebersihan di Kepulauan Seribu, mengingat Pulau Seribu adalah merupakan salah satu tujuan wisata dan ditetapkan sebagai kawasan strategis pariwisata nasional.

"Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman jurnalis yang sudah ikut peduli terhadap kebersihan di Pulau Seribu, begitu banyak pihak yang peduli. Terutama terhadap lingkungan maupun kebersihannya, sehingga Pulau Seribu ini ke depan akan semakin bersih dan akan semakin lestari," tuturnya.

Menurut Bupati Husein, kegiatan seperti ini penting dilakukan, karena akan berdampak bagi kebersihan dan kelestarian, sehingga Pulau Seribu semakin diminati wisatawan.

"Kita punya datanya, memang wisatawan ke Pulau Seribu semakin hari semakin meningkat jumlahnya. Karena Pulau Seribu adalah kepulauan yang ada di ibukota negara. Pulau Seribu adalah Jakarta adalah ibukota negara, jadi wisatawan nusantara maupun mancanegara semakin hari akan semakin banyak berkunjung ke Pulau Seribu," pungkasnya.

  • Tentang Penulis

    Budi Prihantoro

    Jurnalis Radio Republik Indonesia | RRI Jakarta | email: budiprihantoro811@gmail.com

  • Tentang Editor

    Waddi Armi

    Redaktur Puspem 

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00