• Pilih Jaringan RRI   

RRI News Portal

Nasional

Rayakan 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-India Fokus Peningkatan Hubungan Antar Masyarakat

23 April
22:14 2019
0 Votes (0)

KBRN, Jakarta : Gerak gemulai para penari, tabuhan gendang dan alunan musik khas India, menjadi pertunjukkan yang berhasil menghipnotis ratusan orang yang menghadiri perayaan hubungan diplomatik Indonesia–India ke 70 di Kantin Diplomasi, Kementerian Luar Negeri RI, Selasa sore (23/4/2019).

Para penari serta pemusik itupun didatangkan khusus dari wilayah Timur Laut dan Timur India. Perayaan hubungan diplomatik ke 70 itupun semakin semarak dengan penampilan para penari Bali.

Indonesia maupun India memang dikenal sebagai negara yang kaya akan kebudayaan Hindu. Hubungan antar masyarakatnya bahkan telah terjalin sejak ratusan tahun lalu.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, AM Fachir mengatakan, sejak dilakukannya peningkatan hubungan dari kemitraan strategis ditahun 2005 menjadi kemitraan komprehensif ditahun 2018, secara otomatis kerjasama diseluruh sektor ditangani lebih terukur oleh kedua negara.

“Dimana pada tahun 2005 hubungannya adalah kemitraan strategis, kemudian 2018 menjadi hubungan komprehensif. Kalau sudah komprehensif ya semua aspek bidang kerjasama ditangani lebih terstruktur dan terukur. Dibidang pertahan dan militer, termasuk ekonomi kita juga cukup ambisius,” ujar AM Fachir ditemui disela-sela perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India, Selasa sore (23/4/2019), di Jakarta.

AM Fachir menegaskan, meski demikian kedua negara memandang peningkatan kerjasama antar masyarakat merupakan hal penting.

“Kita juga tetap menjaga hubungan antar rakyat. Karena, dasarnya juga seperti itu,” tambahnya.

Menurut AM Fachir, misalnya saja dibidang pariwisata, dimana turis India menyumbang hingga hampir 500 ribu orang yang berkunjung ke Indonesia ditiap tahunnya.

“India cukup banyak turisnya ke  Indonesia hampir setengah juta setahun. Itu juga landasan kita untuk melanjutkan kerjasama. Karena, people to people akan selalu ada. Karena, itu kita terus lakukan langkah-langkah untuk memfasilitasi hal itu,” terang AM Fachir.

Senada dengan Wamenlu RI, Duta Besar India untuk Indonesia, Pradeep Kumar Rawat, mengatakan, kedekatan kedua negara perlu diekspresikan kedalam aksi yang lebih intensif.

“Apa yang mnjadi penting bagi kami dalam peringatan 70 tahun hubungan diplomasi ini, dimana dari segi kebudayaan kita memang sangat dekat. Tapi, kita perlu mengekspresikannya kedalam aksi yang lebih banyak. Jadi, kedekatan itu bisa diekspresikan kedalam berbagai aksi,” ungkap Pradeep.

Menurut Pradeep, penguatan hubungan antar masyarakat yang didasari dengan kedekatan sejarah dan kebudayaan dimasa lalu, dapat direfleksikan pada peningkatan intensitas saling kunjung baik pemerintah maupun masyarakat kedua negara.

“Seperti, yang direfleksikan kedalam saling kunjung yang lebih sering dari kedua belah pihak, lebih banyak pelajar yang mengunjungi perguruan tinggi dari kedua negara, peningkatan perdagangan, peningkatan aktifitas dari kedua pemerintah maupun masyarakat. Bingkai penguatan hubungan Indonesia-India adalah masyarakat kedua negara. Dan itulah usaha kami untuk menggiring masyarakat kedua negara lebih dekat melalui aktifitas ini,” paparnya.

Sejak ditingkatkannya status kemitraan dari strategis menjadi komprehensif, Indonesia dan India menargetkan pencapaian nilai perdagangan sebesar 50 miliar dolar Amerika Serikat ditahun 2025. Dimana, saat ini pencapaiannya pada kisaran 18 – 19 miliar dolar Amerika Serikat. India yang saat ini tengah menggelar Pemilihan Umum itu, bagi Indonesia diyakini tidak akan mengubah berbagai kesepakatan yang telah dibuat untuk memperkuat kerjasama kedua negara pada pemerintahan baru di India nantinya. 

Sementara, perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India, Selasa sore (23/4/2019) di Kementerian Luar Negeri RI, dimeriahkan dengan pertunjukkan tarian tradisional yang apik dari kedua negara. Dalam kesempatan itu juga turut diluncurkan perangko dan pameran fotografi menandai 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-India.

Termasuk, presentasi seni olah tubuh dan pikiran asal India yang terkenal di dunia, yaitu yoga, serta suguhan beraneka makanan khas India, juga tidak kalah menambah semarak perayaan yang dihadiri pula oleh komunitas India di Jakarta itu.

tunggu 60 detik untuk memberikan komentar lagi. komentar anda akan dimoderasi sebelum diterbitkan
Cancel Preview
Cancel Preview
00:00:00 / 00:00:00